Pemprov Beri Bantuan 380 Desa Tertinggal

Minggu, 14 Februari 2016
Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo saat launching Gerakan Membangun (Gerbang) Desa 17 Desember lalu. foto: Dok BPMPD Lampung

Lampung Centre- Gubernur Lampung M. Ridho ficardo berkomitmen akan menjalan program pembangunannya dimulai dari desa terutama desa-desa tertinggal.

Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Lampung, Syifa Aini mengatakan, Pemprov telah meluncurkan progam Gerakan Membangun (Gerbang) Desa Saburai untuk mengentaskan kemiskinan masyarakat desa tertinggal pada 17 Desember 2015 lalu.

Gerbang Desa adalah gerakan Pemerintah Provinsi Lampung untuk kemisikinan masyarakat desa. Program ini melibatkan masyarakat berperan aktif bekerjasam dengan pemerintah dalam berbagai bidang pembangunan semangat kekeluargaan dan gotong royong menuju Provinsi Lampung yang maju dan sejahtera. Program Gerbang Desa Saburai salah satu upaya mewujudkan Visi Gubernur Lampung “Lampung Maju dan Sejahtera 2019”

Awal pelaksanaannya program ini, Pemprov Lampung telah memberi bantuan untuk 30 Desa induk sebagai Pilot Project. “Masing-desa desa menerima bantuan dana Rp100 juta yang diperuntukan pembangunan infrastruktur dan ekonomi,” ujar Syifa Aini, Jumat pekan lalu.

Untuk tahun anggaran 2016, Pemprov telah menetapkan desa-desa penerima bantuan. Berdasarkan SK Gubernur Lampung Nomor : G/523/II.09/HK/2015 tentang Penetapan Lokasi Sasaran Program Gerakan Membangun Desa Saburai Provinsi Lampung Tahun 2016, tertanggal 2 November 2015, ada 100 desa tertinggal penerima bantuan, dimana 30 desa merupakan lanjutan tahun 2015. “Pemprov Lampung sampai dengan tahun 2019 menargetkan bisa mengentaskan 380 desa tertinggal, dengan rincian tahun 2017, mengentaskan 130 desa tertinggal dan pada tahun 2018 berjumlah 150 desa tertinggal,” ujarnya.

Menurut Syifa, agar program Gerbang Desa Saburai berhasil sesuai rencana, perlu koordinasi dan sinergitas dari seluruh SKPD pemerintah kabupaten. Setiap SKPD untuk memfokuskan kegiatan pada desa-desa tertinggal yang ada di wilayahnya sesuai nota kesepakatan yang telah ditandatangani BPMPD 13 Kabupaten se-Provinsi Lampung dengan BPMPD Provinsi Lampung 12 November 2015 lalu. (Rls/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar