Aceh Targetkan Menjadi Lokasi Pariwisata Halal Pada 2017

Kamis, 30 Juni 2016
Gambar Ilustrasi. Sumber: Ist

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Aceh menargetkan pada tahun 2017 mendatang Aceh dapat menjadi tujuan pariwisata halal.

Adapun, target tersebut termasuk dalam rencana pembangunan jangka menengah Aceh (RPJMA) 2012-2017 dan sebagai salah satu hasil dari Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT GT).

Berdasarkan siaran pers yang dilansir Bisnis, Rabu (29/6), Kepala Bidang Pengembangan Usaha Pariwisata Aceh Amiruddin Cut Hasan menuturkan, kendati Aceh memiliki keunggulan untuk memenuhi target tersebut, tapi saat ini masih memerlukan banyak peningkatan, khususnya pelayanan bagi turis Muslim.

Adapun, keunggulan Aceh yakni 98% masyarakatnya beragama Islam, dan hukum syariah sudah berlaku. Pariwisata halal sendiri merupakan pasar yang menjanjikan, karena berdasarkan hasil riset pada tahun lalu, turis Muslim yang berkunjung ke Indonesia mencapai 2,21 juta orang.

“Masih banyak yang harus dievaluasi. Selain peningkatan pelayanan, kami juga terus berupaya untuk meningkatkan produk-produk wisata halal ini. Kami ingin terus belajar dari Malaysia yang sudah ahli dalam hal ini, dan Thailand yang juga sedang bersama kami mengembangkan strategi pemasaran pariwisata halalnya,” ucap Amiruddin.

Lebih lanjut, selain meningkatkan jumlah wisman, pariwisata halal di Aceh juga dapat menjadi sarana membangun citra Islam sebagai agama yang damai dan bertoleransi tinggi. Beberapa langkah yang terus dilakukan pemprov yakni pelatihan tenaga kerja pariwisata, mengadakan seminar dan konferensi internasional, promosi bersama, dan petukaran pelajar pariwisata dengan kedua negara.

Berdasarkan data BPS Aceh, pada April 2016, jumlah wisman tercatat 2.361 orang atau turun 36,87 persen dari Maret 2016. Kendati demikian, jika dibandingkan dengan April 2015, jumlah ini meningkat 15,28 persen. Adapun, pada periode Januari-April 2016, jumlah wisman ke Aceh meningkat signifikan 61,45 persen. (*)

 

Sumber: Bisnis

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar