BNNP Tutupi Jumlah PNS Positif Narkoba

Rabu, 25 Februari 2015

Lampung Centre – Tes urine yang dilakukan tiga satuan kerja (Satker) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yakni Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pendidikan, serta Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Lampung hasilnya sudah di ketahui.

Namun sayangnya, pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung enggan bemberitahukan kepada publik berapa jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terbukti positif menggunakan narkoba.

Hasil tes urine tersebut disampaikan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat BNNP Lampung Abadi Azra’i dalam konpress di pressroom Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Lampung yang didampingi Kepala Diskominfo Chrisna Putra.

Pada tes urine tahap pertama, kata Abadi, terdapat salah seorang PNS yang hasilnya positif. Namun, BNNP belum dapat memastikan apakah PNS tersebut positif menggunakan narkoba. “Dari hasil tes urin ada PNS yang positif, namun belum pasti apa kah pengguna narkoba atau penyebab resep dokter,” kata dia, Rabu (25/2/2015).

Namun, BNNP enggan memberitahukan jumlah keseluruhan PNS yang positif terindikasi menggunakan narkoba, dengan alasan itu bukanlah wewenangnya. “Ini bukan wewenang saya untuk mengatakan berapa yang positif. Yang jelas ada yang positif,” tegasnya.

Abadi menambahkan, BNNP akan melakukan pemeriksaan mendalam jika terdapat PNS yang terindikasi mengkonsumsi narkoba dengan proses rehabilitasi dan jika sebagai pengedar akan di proses secara hukum. “Ya, kalau pengguna saja bisa di rehabilitasi, namun kalau pengedar juga maka akan di proses lebih lanjut, sehingga perlu diperiksa lebih lanjut PNS yang positif,” tutupnya. Septa Herian Palga

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar