Bulog Sikapi Kenaikan Harga Beras

Kamis, 26 Februari 2015
Gambar Ilustrasi Sumber: Antarasumber.com

Lampung Centre – Bulog divisi regional Lampung merespon cepat gejolak harga beras di beberapa pasar tradisional dengan menggelar operasi pasar (OP).

Kepala Bulog Divre Lampung, Joni Ashari mengatakan, pihaknya menyediakan 30 ton beras jenis medium dalam operasi pasar ini.

Beras tersebut dijual bulog dengan harga Rp7.500 per kg. Kata dia, harga beras medium di pasaran sudah berada dikisaran Rp.12.500. Sedangkan untuk beras medium Rp.11.500 dan beras biasa Rp.11.000 perkilo.

“Jadi OP ini untuk menstabilkan harga beras yang mulai merangkak naik,” kata Joni Ashari, Rabu (25/2).

Joni menambahkan, OP akan terus dilakukan selama harga beras belum stabil. Dijelaskannya, ada 5 pasar dan 18 titik yang menjadi perhatian untuk dilakukan OP, yaitu Pasar Tugu, Pasar Way Kandis, Pasar Kangkung, Pasar Panjang, Pasar Sukarame.

“Mudah-mudahan pertengahan Maret panen, sehingga OP ini bisa kita hentikan,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Lampung, Ferynia mengatakan, pihaknya sudah meninjauan harga beras di pasaran pada sabtu lalu hingga saat ini.

“Jadi kita terus berusaha untuk menstabilkan harga beras di pasaran, mudah-mudahan kedepan harga beras kembali normal dan tidak lagi meresahkan masyarakat kecil,” katanya.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Komisi II DPRD Lampung, Joko Santoso, melihat ada beberapa faktor yang membuat harga beras di pasaran melamung. Diantaranya lokasi atau sawah yang terendam banjir, serta kenaikan BBM.

“Setelah BBM kembali turun harga bahan pokok termasuk beras tidak ikut turun,” kata dia. (Septa Herian Palga).

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar