Bunda Paud Deklarasikan “Stop Kekerasan Terhadap Anak”

Rabu, 25 Mei 2016
Bunda Paud Provinsi Lampung mendeklarasikan "Stop Kekekrasan Kepada Anak'. Foto:Istimewa

Lampung Centre – Bunda Paud Provinsi Lampung, Aprilani Yustin Ridho Ficardo mendeklarasikan “Stop Kekerasan Terhadap Anak” pada acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Ikatan Guru TK Indonesia-PGRI (IGTKI-PGRI) Provinsi Lampung tahun 2016, di Balai Keratun Lingkup Pemerintah Provinsi Lampung, di Bandalampung, Rabu (25/6)

Dalam arahannya, Bunda Paud Provinsi Lampung, Aprilani Yustin Ficardo  yang juga dinobatkan sebagai Bunda Paud teladan tingkat nasional  menjelaskan, bahwa Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Namun, katanya lebih lanjut, saat ini yang terjadi anak-anak masih belum mendapatkan haknya, apalagi sekarang marak terjadinya kekerasan dan pelecehan seksual yang terjadi terhadap anak.  Hal itu menjadi “Pekerjaan Rumah” bersama yang harus segera diselesaikan, baik oleh pemerintah, guru, dan penggerak pendidikan, maupun masyarakat dan Insan Pers.

“Untuk itu saya mengajak kepada semua yang ada di sini untuk dapat berperan serta aktif terhadap pemberian hak anak, karena kitalah garda terdepan yang bertanggung jawab terhadap pembentukan generasi muda yang berkarakter, berkualitas, dan berdaya saing,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Aprilani Yustin Ridho Ficardo juga mengajak kepada seluruh yang hadir untuk mendeklarasikan “Stop Kekerasan Terhadap Anak”. Adapun poin dalam deklarasi tersebut, di antaranya adalah menolak segala bentuk kekerasan terhadap anak dalam bentuk apapun, mendukung terwujudnya lembaga Paud di mana anak mendapatkan mendapatkan pendidikan dan penanaman disiplin tanpa kekerasan, menyerukan kepada elemen masyarakat untuk mau peduli dan tanggap situasi terhadap anak-anak usia dini di lingkungan terdekat dalam rangka mencegah, menanggulangi dan mengatasi kekerasan terhadap anak usia dini serta mendukung setiap penyelesaian masalah kekerasan terhadap anak. (Rls/Red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar