Darmajaya Gelar Workshop Metodologi Penelitian

Rabu, 04 April 2018

Bandarlampung  (Lampung Centre) – Wakil Rektor Bidang Kerjasama Universitas Medan Area (UMA) Kota Medan Zulkarnain Lubis mengatakan tidak ada penelitian tanpa masalah. “Jika tidak ada perumusan masalah, maka kegiatan penelitian akan sia-sia dan tidak membuahkan hasil,” ujarnya saat menjadi pemateri Workshop Metodologi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Rabu (4/4).

Workshop ini diselenggarakan Lembaga Penelitian, Pengembangan Pembelajaran, Pengabdian Masyarakat (LP4M) IIB Darmajaya bekerjasama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swata Indonesia (APTISI)Wilayah II-B Lampung. Diikuti 150 peserta dari 30 Perguruan Tinggi Swasta se Provinsi Lampung. “Sebelum melaksanakan suatu penelitian, peneliti harusmencari dan mengumpulkan data-data awal. Data tersebut dapat membangkitkan munculnya masalah. Dari hal itu, kita bisa mengindentifikasi masalah,” ujar Zulkarnain.

Dosen yang telah menyelesaikan gelar Doctor of Philosophy (Ph.D)Economics di Universiti Kebangsaan Malaysia  ini mengatakan, tidak ada penelitian tanpa masalah, tapi tidak semua masalah bisa dijadikan penelitian.

“Penelitian bersifat ilmiah memiliki ciri-ciri rasional, empiris, dan  sistematis. Rasional yakni masuk akal disertai teori yang mendukung, empiris yakni sumber pengetahuan diperoleh dari observasi (percobaan), dan sistematis yakni sesuai langkah prosedur,” tambah Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Medan Area ini.

Selain Prof. Zulkarnain, pemateri lainnya yakni Dosen FKIP Universitas Lampung, Prof. Ag. Bambang Setyadi, MA., Ph.D dan Dosen Teknik Elektro Universitas Lampung, Dr. Ir. Sri Ratna S, M.T

Rektor IIB Darmajaya sekaligus Ketua APTISI Wilayah II-B Lampung, Ir. H. Firmansyah, YA., MBA., MSc mengungkapkan, terdapat 6 Program Studi di Kopertis Wilayah II yang terakreditasi A. Lima dari 6 Prodi terareditasi A tersebut berasal dari Provinsi Lampung.

 Firmansyah melanjutkan, pihaknya berupaya menjadikanAPTISI Wilayah II-B Lampung sebagai organisasi yang bermanfaat, melalui berbagai aktifitas sebagai wadah berbagi ilmu, dan saling suport untuk meningkatkan kualitas perguruan tinggi.

 “Kami berharap Workshop Metodologi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dapat mendorong, meningkatkan kuantitas serta kualitas penelitian, pengabdian masyarakat, dan buku referensi yang dihasilkan para dosen PTS di Provinsi Lampung,” harapnya.(*/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar