Dendi Minta Bina Marga Sigap Tangani Longsor

Senin, 16 Maret 2015
Sumber foto DPRD Lampung

Lampung  Centre – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Dendi Romadona Kaligis meninjau longsor yang terjadi di Desa Padang Cermin, Kecamatan Padang Cermin dan Desa Bangun Rejo, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, Senin (16/03).

Dendi menjelaskan, longsor yang terjadi di Kecamatan Punduh Pidada sudah ditangani. Tanah yang menutup ruas jalan sudah dibersihkan oleh Dinass Bina Marga Provinsi Lampung. Di ruas jalan tersebut, sambung dia, sebetulnya terdapat 6 titik yang sudah ditetapkan lokasi rawan bencana oleh Kabupaten Pesawaran.

“Sudah lancer, tidak ada lagi hambatan, ada dua eksavator dan dua dump truck di lokasi. Guna mengantisipasi terjadinya longsor kembali, telah disepakati untuk membangun talut dan gorong-gorong di lokasi yang rawan terjadinya longsor,” katanya.

Dendi melanjutkan, untuk longsor yang terjadi di Desa Padang cermin, tepatnya di KM STA 19.100 hingga 19. 500 tengah dalam pengerjaan. Sepanjang 400 meter bahu jalan tertutup tanah akibat longsor yang terjadi tadi malam.

“Mendengar terjadinya longsor di daerah pemilihan (dapil) saya, saya langsung menghubungi pihak Bina Marga untuk segera melakukan penanganan. Jalan tersebut sangat vital, karenanya pukul 8. 00 tadi pagi saya mengajak KUPT Dinas Bina Marga Fauzi dan Kepala Bidang Bencana Alam Dinas Bina Marga Provinsi Lampung untuk meninjau lokasi, agar segera dilakukan penanganan,” tegasnya.

Peninjauan juga kami lakukan bersama unsur Marinir dan Koramil, tambah dendi. Telah disepakati, Dinas Bina Marga akan membangun turap dan beronjong guna memperkokoh kualitas jalan. Sementara Danbrigif III Marinir dan Danramil siap mengerahkan pasukannya untuk membatu menangani longsor tersebut secara swadaya.

“Ini memang sudah menjadi tugas dan fungsi saya sebagai wakil rakyat di komisi IV. Dinas Bina Marga adalah mitera kerja saya, jadi sudah menjadi kewajiban saya untuk bertindak cepat kala terjadi sesuatu pada konstituen saya. Terlebih ini bencana alam. Lokai tersebut memang memerlukan perbaikan, pasalnya tahun lalu telah terjadi tiga kali kecelakaan lalu lintas” tegasnya.

Menurut Dendi, selama ini dirinya juga telah memperjuangkan aspirasi masyarakat Pesawaran yang menginginkan dilakukannya perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi di kabupaten tersebut. Diantaranya memperjuangkan agar jalan-jalan utama yang saat ini kondisinya masih rusak, menjadi prioritas perbaikan di 2015.

“Tahun ini ruas jalan Simpang Tataan –Kedondong dan Beranti – Negeri Katon sudah dianggarkan. Jalan tersebut menjadi prioritas pembangunan. Damri melalui jalan itu, jadi ketebalannya harus ditingkatkan . Ini merupakan bentuk keharmonisan antara pihak legislatif dan eksekutif. Dengan demikian anggaran akan terserap secara efektif,” tuntasnya.

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar