Di Tangan Gubernur Ridho, Wisatawan Ke Lampung Kalahkan Bali

Jumat, 10 November 2017
Pesona Pantai Gigi Hiu, Kelumbayan, Tanggamus. (Gambar: Istimewa)

Lampung Centre – Pesona keindahan Lampung mulai dilirik wisatawan domestik maupun mancanegara. Bahkan saking indahnya, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Ujung Sumatera ini melebihin jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pulau Dewata, Bali.

Pada Oktober 2017 lalu, Lampung menduduki peringkat kesembilan jumlah kunjungan yakni tercatat 8,8 juta wisnus, sedangkan Bali di peringkat ke-11 dengan jumlah 8,5 juta wisnus.

Hal tersebut berdasarkan catatan Kementerian Pariwisata dan PT Telkom dengan menggunakan teknik lalu lintas pergerakan wisatawan melalui telepon seluler. Bahkan berdasarkan data itu, kunjungan wisnus ke Lampung pada bulan September 2017 bertengger di posisi enam dan pada Oktober pindah ke posisi sembilan, namun masih di atas Bali yang selama ini menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara dan nusantara.

“Ini tak lepas dari makin mudahnya akses ke Lampung baik melalui darat maupun melalui Bandara Radin Inten II,” kata Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Kamis (9/11).

Menurut Ridho, peningkatan kunjungan wisnus ke Lampung lebih banyak ditunjang acara konvensi seperti Hari Keluarga Nasional, Hari Kopi Internasional, dan sejumlah acara bertaraf nasional dan internasional yang mulai tren memilih Lampung sebagai tuan rumah. Atas prestasi itu, ia mengapresiasi kepada seluruh pihak yang mendorong perbaikan pariwisata dari sisi akses, amenitas, dan atraksi.

Ridho mengatakan, hal tersebut sebagai prestasi seluruh pelaku pariwisata mulai pengelola hotel, restoran, pengelola tempat wisata, dan transportasi. “Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi dan berharap agar tren kenaikan kunjungan wisatawan ke Lampung tetap dipertahankan. Ini sektor yang punya efek ganda bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan wisnus tersebut masih didominasi dari Jakarta, Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Jambi. Wisnus asal Jakarta menempatkan Lampung di posisi kelima sebagai destinasi wisata. Meski tak masuk program 10 Bali Baru yang dicanangkan pemerintah pusat, ternyata kunjungan wisatawan ke Lampung terus meningkat.

Peningkatan tak hanya wisnus. Tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sejak 2014 juga naik tajam. Pada 2014 kunjungan wisman tercatat 95.528 orang, naik menjadi 114.907 orang pada tahun 2015, dan melonjak 155.053 orang pada tahun 2016. Atas tren kenaikan ini, Ridho mengatakan Pemprov Lampung akan mempertahakannya dengan terus memperbaiki akses menuju destinasi wisata utama.

Menurut Kepala Dinas Pariwisata Lampung Budiharto, indikator tersebut juga dapat dilihat dari tren pertumbuhan hotel dan hunian kamar hotel. Sejak tahun 2014, pertumbuhan hotel di Lampung terus naik dari posisi 200 naik menjadi 239 pada tahun 2015, dan 261 pada tahun 2016.

“Banyak hotel di Lampung yang memiliki fasilitas konvensi sehingga bisa jadi tuan rumah berbagai kegiatan nasional. Ini ditopang destinasi wisata yang tak jauh dari Bandar Lampung seperti Pulau Pahawang dan pulau-pulau di sekitar Teluk Lampung sehingga bisa dikemas one day tour,” kata Budiharto.

Kepala Desa Pahawang Ahmad Salim mengatakan, tingginya kunjungan wisatawan ke Pahawang tak lepas dari dukungan pemerintah dalam menyediakan infrastruktur. Dengan Program Lampung Terang 2019 yang dicanangkan, kini PLN sudah masuk Pulau Pahawang. “Dulu hanya malam warga sanggup pasang lampu dari genset, tak lama lagi siang malam listrik akan bisa dinikmati di Pahawang,” jelasnya. (rls/red)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar