Di Tanggamus Tidak Ada Dana Bedah Rumah

Minggu, 06 September 2015

Kota Agung, Lampung Centre – Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Tanggamus menyatakan tahun ini tidak ada bantuan bedah rumah atau rehab rumah tak layak huni yang bersumber dari APBN.

Menurut Kepala Disosnakertrans Tanggamus Sabaruddin untuk tahun ini program bedah rumah yang dananya berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI hanya untuk wilayah perkotaan. Di Tanggamus sendiri daerah yang termasuk dalam kategori kota adalah Kelurahan Kuripan, Pasarmadang dan Kelurahan Baros, sehingga Pekon Negeri Ratu tidak termasuk dalam kategori.

“Setahu saya untuk tahun ini bantuan bedah rumah hanya untuk perkotaan, kalau untuk pedesaan belum. Dan tim dari pusat belum lama ini sudah turun untuk ke Kecamatan Kotaagung melakukan valiadasi terhadap rumah yang akan mendapat bantuan untuk actionnya sekitar Desember 2015,” katanya, Minggu (6/9).

Terkait usulan dari warga RT 03 dan 04 Pekon Negeri Ratu yang mengharapkan bantuan rehab rumah lantaran masuk dalam kategori rumah tidak layak huni (RTLH). Ia menyarankan agar warga segera membuat usulan kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Setelah didata, kemudian TKSK akan melaporkan ke Disosnaketrans untuk selanjutnya usulan tersebut disampaikan ke Kemensos RI.
“Kita akan coba upayakan tahun depan, setelah kami mendapatkan data dari TKSK, selanjutnya akan kami rekomendasikan untuk mendapat bantuan bedah rumah untuk wilayah pedesaan,” kata Sabar sapaan akrabnya.

Mantan Kabag Humas Setkab Tanggamus ini juga mengaku tidak tahu menahu mengenai besaran dana untuk rehab rumah pedesaan.” Saya belum tahu berapa besarnya bantuan, namum jika berkaca pada rehab rumah perkotaan, tiap satu rumah dibantu uang sebesar Rp10 juta, ya, kira-kira nggak jauh dari itulah bisa lebih bisa juga kurang,” ujar Sabar.

Ia juga menjelaskan bahwa, bantuan bedah rumah tidak bisa dimasukkan kedalam kegiatan Disosnakertrans sehingga tak bisa ter-cover dalam APBD kabupaten.” Kami tidak bisa mengusulkan bantuan melalui APBD, jalan satu-satunya ialah melalui dana pusat, kalau dari APBD mungkin ada ada pada kegiatan satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) atau Bappeda,” terangnya.

Lalu, saat disinggung mengenai pemberian bantuan untuk masyarakat Pekon Tanjung Anom beberapa waktu lalu. Sabaruddin berkilah, jika bantuan tersebut diberikan guna mendukung suksesnya Tanjung Anom dalam lomba P3KSS yang mewakili Kabupaten Tanggamus ditingkat Provinsi Lampung.”Kalau pemberian bantuan untuk Tanjung Anom itu untuk mendukung suksesnya lomba, dan bantuannya juga tidak bisa hanya Rp1 juta untuk tiap rumah,” ujar dia.

Sementara itu, Dinas PU Tanggamus, ketika dikonfirmasi mengenai bantuan rehab bedah rumah tidak layak huni, menyatakan jika Dinas PU tidak berwenang untuk melakukan perbaikan rumah warga.” Nah, kalau itu bukan wewenang kita. Dinas PU ini hanya memperbaiki sarana milik pemerintah yang digunakan untuk keperluan umum seperti jalan dan jembatan,” ujar Sekretaris Dinas PU Hj.Retno Noviana. (Rino/Septa/LC)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar