Dianggap Rawan Korupsi, Bidang Ini Jadi Sorotan KPK

Kamis, 12 April 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Raharjo menyebutkan bila saat ini pihaknya tengah memantau dan menyoroti bidang-bidang yang dianggap rawan korupsi di lingkungan pemerintah.

Bidang yang tengah menjadi sorotan KPK ialah sistem tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik diantaranya perencanaan dan pengelolaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, penguatan inspektorat daerah dan pengawalan dana tata kelola sumber daya alam.

“Beberapa bidang yang menjadi perhatian KPK meliputi perbaikan sistem tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, pengelolaan pelaporan harta kekayaan pejabat publik, pengelolaan pelaporan gratifikasi, penanaman nilai-nilai antikorupsi melalui pendidikan dan kampanye serta melakukan kajian dan studi untuk memonitor sistem administrasi negara dalam berbagai bidang,” kata Ketua KPK Agus Raharjo, di Gedung Balai Keratun Pemprov Lampung, Rabu (11/4).

Selain menyoroti bidang-bidang yang dianggap rentan dengan praktek korupsi. KPK juga terus melakukan penguatan sistem integritas pemerintahan melalui implementasi sistem pengendalian gratifikasi dan pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara.

“Perbaikan pengelolaan sumber daya manusia dan penerapan tambahan penghasilan pegawai juga menjadi perhatian dalam upaya pencegahan korupsi,” ujar Agus Raharjo.

Diketahui, Agus Raharjo berkunjung ke Lampung dalam rangka menghadiri Rapat Koordinasi dan Supervisi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Provinsi Lampung di lingkungan pemerintah daerah se-Lampung di Balai Keratun Komplek Kantor Gubernur Lampung, Rabu (11/4).

Penandatanganan komitmen bersama program pemberantasan korupsi terintegrasi dilakukan seluruh bupati/walikota dan ketua DPRD se-Lampung. Acara itu disaksikan Mendagri Tjahjo Kumolo, Kepala BPKP, Pjs. Gubernur Lampung Didik Suprayitno, Ketua DPRD Dedi Aprizal, Kapolda Irjen Pol Suntana, dan Kajati Susilo Yustinus. (rls/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar