Diduga Banyak Masalah, Komisi I Minta Mixology Tutup Atau Pindah Kawasan

Kamis, 01 November 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Mixology Soju Bar dan Brasserie di Jalan P. Antasari diduga bermasalah. Mulai dari tudingan belum mengantongi ijin hingga banyaknya keluhan warga yang mengaku resah dengan keberadaan tempat yang menjual berbagai jenis minuman beralkohol.

Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bandar Lampung Nu’man Abdi menyayangkan tempat usaha Mixology Soju Bar dan Brasserie yang belum memiliki izin dari pihak pemerintah Kota Bandar Lampung namun sudah beroperasi.

“Dari hasil evaluasi perizinan tempat usaha, kami mendapati Mixology Soju itu izinnya belum lengkap, tapi sudah beroperasi. Beberapa izinya tidak ada, seperti izin penjualan minuman keras, itu mana,” ujar Nu’man Abdi, Rabu (31/10)

Nu’man menambahkan, pihaknya sudah mengundang managemen Mixology untuk rapat dengar pendapat, namun pihak managemen tidak hadir.

“Kita sudah undang mereka untuk hearing, untuk mempertanyakan kelengkapan izin mereka,” tukasnya.

Sementara, Anggota Komisi I Jauhari menambahkan, pihaknya selain mempertanyakan kelengkapan izin, juga mempertanyakan jam operasional tempat hiburan tersebut. Karena berdasarkan surat masuk ke Komisi 1 warga sekitar mengeluhkan keberadaan bar Mixology tersebut.

Pasalnya keberadaan tempat bar tersebut membuat resah wrga karena sering terjadi keributan, dan keramaian pada larut malam.

“Warga khawatir, karena sering terjadi ribut kalau malam, apalagi disana bukan kawasaan hiburan malam. Tapi kawasaa niaga dan perumahaan,” tegasnya.

Jika ingin tetap beroperasi, Jauhari menyarankan, Mixology Soju Bar dipindah ke kawsaan Yos Sudarso, Telukbetung Selatan, yang merupakan kawasan hiburan malam.

“Kita dukung investasi di Bandar Lampung, termasuk mixology bar itu, tapi kalau membuat warga resah, dan tidak berizin, ditutup dulu, lalu dipindah ke kawasaan Yos Sudarso,” pungkas Politisi Gerindra ini.

Sementara, GM Mizology Soju Bar, Rajib, kepada wartawan mengatakan belum mengetahui jika usahanya belum memiliki izin, dan ia berjanji mengecek ke bagian administrasi.

“Saya juga belum tahu, kalau saya ini bagian oeprasional, nanti saya cek ke bagian administrasi,” kata Rajib.

Terkait adanya keluhaan warga, ia membantahnya. “Tidak ada soal itu, sedangkan kalau soal izin nanti saya akan cek ke bagian administrasi,” tambahnya.

Terpisah, Kabid Perizinan dinas penanamam modal dan pelayanan terpadu satu pintu Kota Bandar Lampung Muhtadi mengakui akan mengecek terlebih dahulu terkait perizinan Mixology Soju Bar yang berada di Jalan Antasari tersebut.

“Kita akan cek dulu, memang ada beberapa tempat usaha hotel dan hiburan yang sedang ngurus izin di tahun 2018 ini, tapi saya tidak hapal itu,” jelasnya.

Muhtadi mengatakan terkait SIUP Minuman Beralkohol (SIUP-MB) Mixology, ia mengatakan akan mengeceknya. “Kita cek dulu, karena banyak dan saya tidak hapal satu-satu,” pungkasnya. (Krm/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar