Dishub Kota Balam Optimis Target PAD Parkir Tercapai

Rabu, 13 April 2016
Ilustrasi titik parkir. Foto:Ist

Lampung Centre –  Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandarlampung Kadek Sumarta meyakini target pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini akan tercapai.

Kadek mengatakan,  ada beberapa faktor penghambat pencapaian PAD Dishub yang harus diatasi, salah satunya beberapa titik retribusi parkir yang saat ini belum optimal difungsikan.  Seperti halnya Jalan Pangkalpinang sebelum boks parkir dibongkar bisa meraih pendapatan Rp900 ribu perhari. “di Jalan Pangkalpinang boks parkir sudah dihilangkan. Ini pasti berpengaruh pada PAD,” kata dia, Rabu (13/4).

Selain itu, ada beberapa hotel yang masih enggan menarik pajak parkir. Baru hotel berbintang seperti Novotel, Horison, 7sevent, dan Marcopolo yang menerapkan dan menarik retribusi parkir. Menurut Kadek, Dishub Kota Bandarlampung akan menertibkan titik-titik parkit liar agar PAD yang ditarget bisa tercapai.  “Padahal hasil pajak parkir per bulan lumayan. Hotel Novotel saja bisa Rp14 juta sebulan,” kata dia.

Untuk triwulan tahun ini, jelas dia, Dishub telah merealisasikan PAD sekitar 17,04 persen dari target sebesar Rp18 miliar. Seharusnya pada triwulan pertama pencapaian target harus 25 persen. “Saat ini jumlah PAD Dishub yang dicapai sebesar Rp3,07 Miliar,” jelasnya.

Meski demikian,  ujarnya, secara keseluruhan target pencapaian PAD di Dishub Bandarlampung tahun ini terpenuhi. “Saat ini jumlah PAD Dishub yang dicapai sebesar Rp3,07 Miliar,” pungkasnya. (Dbs/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar