Dishub Minta Kemenhub Kaji Pengambilan Jembatan Timbang

Selasa, 05 April 2016
Gambar Istimewa. Sumber: Ist

Lampung Centre – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan pengkajuan terlebih dahulu sebelum mengambil alih jembatan timbang di seluruh Indonesia.

Kepala UPTD Bina Sarana Operasional Transportasi (BSOT) Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Andrianto Wahyudi mengatakan Kemenhub harus melakukan peninjauan sesuai amanah UU No 23 tahun 2014 tentang Otonomi Daerah. “Saya minta ini ditinjau kembali sesuai dengan otonomi daerah,” kata Andrianto di Hotel The Seven, Selasa (5/4).

Keempat jembatan timbang di Lampung yang akan diambil alih Kemenhub berada di ruas jalan nasional yakni  Way Urang dan Gayam (Lampung Selatan), Blambangan Umpu (Waykanan) serta Pematang Panggang (Mesuji).

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Idrus Efendi, telah melapor kepada pihak Kemenhub soal adanya pengambilan alih empat jembatan timbang. “Kalau bisa jembatan timbang ini jangan diambil, karena ada faktor keuntungan dari ini. Khususnya pembangunan,” paparnya.

Dirinya menambahkan, alasan pemerintah pusat yang mengatakan sarana dan prasarana kurang berjalan tidak bisa menjadi dasar untuk mengambil alih pengelolaan jembatan timbang. Apalagi, sejauh ini pemerintah daerah sudah melakukan yang terbaik di jembatan timbang. “Saya mengusulkan agar pemerintah pusat melakukan perbaikan, dan mendukung sarana dan prasaran,” pungkas dia.

Diketahui, Senin (28/3), Dinas Perhubungan Provinsi Lampung kedatangan Tim Kementerian Perhubungan. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Idrus Effendi mengatakan kedatangan mereka untuk meninjau keberadaan empat Jembatan Timbang yang ada di Lampung. Pada saat itu Menhub Ignasius Jonan memerintahkan Dinas Perhubungan Provinsi Lampung untuk mendata aset Jembatan timbang sebelum pengambilalihan terlaksana. (Septa Herian Palga).

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar