Disnakertran Gelar Pelatihan Kompetensi

Senin, 10 Oktober 2016
Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lampung Sumiarti Somad pada acara pembukaan pelatihan komptensi. Foto: Septa

Lampung Centre – Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Lampung melalui  UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Kompetensi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 560 peserta yang berasal dari UPTD Bandarlampung, Metro, Way Abung, dan Kalianda.

trans

Foto Bersama: Kepala Disnakertrans Lampung, Sumiarti Somad bersama jajaran pejabat eselon dan pengusaha Lampung pada acara pelatihan kompetensi.

Pelatihan dibuka langsung Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Budiarto mewakili Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo di Aula UPTD BLK Bandarlampung, Senin (11/10), dihadiri pejabat Disnakertrans Lampung, Wakil Walikota Bandarlampung Yusuf Kohar, Perwakilan Perusahaan serta 150 peserta pelatihan.

Dalam sambutannya Budiarto mengatakan, pelatihan berbasis kopetensi merupakan salah satu upaya yang dilakulan pemerintah provinsi Lampung untuk meningkan sumber daya manusia serta tenagakerja terampil dan kompten. “Saat ini kita telah memasuki era Asean Economy Comunity, jika kita tidak membekali sumber daya manusia dengan kompetensi kita akan ketinggalan dengan negara lain,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lampung Sumiarti Somad mengatakan, pelatihan berbasis kopetensi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Lampung yang lebih kompeten.

trandi

Pelatihan: Pesrta Pelatihan Berbasis Kompetensi Disnakertrans Lampung

 

Dirinya menambahkan pelatihan berbasis kompetensi merupakan salah satu pendekatan penyelenggaraan pelatihan kerja yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja sesuai kebutuhan industri atau pasar kerja.

Program pelatihan berbasis kompetensi diselenggarakan secara terpadu baik di lembaga pelatihan kerja maupun di tempat kerja yang secara langsung dibimbing dan diawasi oleh instruktur dan atau pekerja/karyawan yang kompeten di bidangnya.  “Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, harapannya kita mampu menciptakan para pencari kerja yang terampil dan para peserta mampu diserap langsung oleh perusahaan,” terang Sumiarti.

Dirinya menjelaskan dari delapan kejuruaan yang ada dalam pelatihan ini, kejuruan yang paling banyak diminati ialah las listrik dan komputer. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar