Dosen Darmajaya Dipercaya Ngajar Kelas Internasional di Taiwan

Selasa, 27 Maret 2018

Bandarlampung  (Lampung Centre) – Membanggakan, dosen Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya, Sabam Parjuangan, ST., Mkom memperoleh kepercayaan untuk mengajar kelas internasional di Cheng Shui University, Taiwan.

Ia menjadi salah satu dosen IIB Darmajaya yang lolos seleksi pertukaran dosen ke luar negeri melalui program Staf Development 2018. Dosen Program Studi (Prodi) Sistem Komputer IIB Darmajaya ini mengajar di Cheng Shui University, Taiwan mulai 25 maret – 8 april 2018.

Setibanya di sana, Sabam Parjuangan, ST., MKom juga menerima cenderamata dari Dekan Engineering Faculty Cheng Shui University Taiwan, Prof. Wu-Te Ko. Kemudian, dosen Darmajaya ini mengajar mata kuliah computer science research dengan topik Internet of Things kepada mahasiswa semester VI Prodi Computer Science and Informatics. Kelas internasional itu diikuti mahasiswa dari beberapa negara diantaranya Taiwan, Thailand, Filippina, Tiongkok, dan Vietnam.

Internet of Things (IoT), sebuah istilah yang belakangan ini mulai ramai ditemui. Internet of Things yakni dimana benda-benda di sekitar kita dapat berkomunikasi antara satu sama lain melalui sebuah jaringan seperti internet,” ujarnya.

Sabam menjelaskan, beberapa alasan mengapa IoT penting untuk dikuasai. Diantaranya, karena IoT dapat memberikan data yang lebih lengkap. IoT memungkinkan untuk mengontrol dan memonitoring lebih dari 1 alat dalam satu waktu. Kemudian, bisa dikontrol dan dimonitoring secara automatis, serta dapat dikendalikan untuk bekerja lebih cepat.

Selain mengajar di Kelas Internasional, Sabam Parjuangan juga melakukan studi banding di Laboratorium, kelas, serta melihat penelitian yang telah dilakukan di CSU, untuk menjadi perbandingan dan pengembangan di IIB Darmajaya.

 Wakil Rektor Bidang Akademik dan Riset IIB Darmajaya, Dr. RZ. Abdul Aziz, ST., MT mengungkapkan, IIB Darmajaya terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satunya, dengan upaya mengirimkan dosen dan staf untuk mengikuti pertukaran ke luar negeri.

Ia mengungkapkan, ini periode ketiga Darmajaya mengirimkan dosen dan staf untuk pertukaran ke luar negeri. Tahun 2016, dosen dan staf Darmajaya pertukaran ke Thailand. Sementara tahun 2017, dosen dan staf Darmajaya pertukaran ke Tiongkok serta Malaysia.

“Kami berharap, melalui studi banding di perguruan tinggi luar negeri, peserta dapat menambah pengetahuan tentang kelas internasional, pengembangan pembelajaran, kurikulum, trend mengajar yang baru, dan penelitian bersama berskala internasional,” harapnya.(*/Red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar