DPRD Akan Minta BPK dan BPKP Audit Flyover Jl.Pramuka – Indrabangsawan

Kamis, 15 Maret 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung yang kecewa dengan kondisi pembangunan flyover Jl.Pramuka – Indra Bangsawan bakal menyurati kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung.

Surat yang rencananya akan dilayangkan itu, berisi permohonan agar BPK dan BPKP untuk mengaudit proyek senilai Rp35 miliyar Rp35 miliyar yang bersumber dari APBD tahun anggaran 2017.

Namun seblum melayangkan surat, DPRD Bandar Lampung terlebih dahulu memanggil PT. Dewanto Cipta Karya, tim ahli bangunan untuk mengelar rapat dengar pendapat (hering).

“Belum nanti itu, kita heringkan dulu ini baru mau kita pangil rekananny, tim ahli bangunan baik itu dari Unila maupun dai UBL nanti kita panggil semua dalam hering,” kata ketua komisi III DPRD Bandarlampung Wahyu Lasmono, Kamis (15/3).

Dalam hearing nanti akan diketahui penyebab keretakan serta langkah yang harus diselesaikan pihak rekanan. Jika dalam hearing nanti terungkap fakta terjadi kesalahan pada proses pembangunan PT. Dewanto Cipta Karya harus mempertanggungjawabkan tindakannya di mata hukum.

“Apalagi ini kan selama enam bulan masih dalam perawatan mereka, makanya kita heringkan terlebih dahulu, kita pangil pihak rekannanya,” lanjutnya.

Diketahui, sebelumnya ramai dikabarkan flyover Jl.Pramuka – Indrabangsawan yang baru diresmikan akhir Januari lalu mengalami keretakan serius dibagikan bawah. Mendengar kabar itu, Rabu (14/3), Komisi III DPRD Bandarlampung melakukan sidak.

Ketika melihat langsung kondisi flyover, para legislator itu mengaku kecewa dengan hasil pembangunan yang dikerjakan PT. Dewanto Cipta Karya karena banyak sekali kerusakan dan kejanggalan yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan pekerjaan konstruksi. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar