DPRD Lampung: Dana Pinjaman Daerah Untuk Imprastruktur dan Pelayanan Publik

Minggu, 25 Februari 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Pelaksanaan Pilkada 2018 yang akan menghabiskan dana besar menjadi salah satu alasan Pemerintah Provinsi Lampung melakukan peminjaman sebesar Rp1 Triliyun kepada PT Sarana Multi Insfastruktur (SMI).

Alasan tersebut dipaparkan dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat I Penyampaian Raperda Tentang Pinjaman Daerah Usul Prakarsa Pemerintah Provinsi Lampung, yang di gedung DPRD Lampung beberapa waktu lalu.

Dalam rapat paripurna yang berlangsung terbuka itu diberitahukan, peminjaman Pemerintah Provinsi Lampung kepada PT SMI sudah mendapatkan persetujuan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

 

 

Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Imer Darius mengatakan, peminjaman dilakukan agar tidak adanya hambatan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Provinsi Lampung. Hal tersebut dirasa perlu, mengingat pada tahun ini terdapat agenda besar di Provinsi Lampung yakni pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018.

Berdasarkan hasil penghitungan, Pemerintah Provinsi Lampung bisa melakukan peminjaman kepada PT SMI sampai Rp1,2 Triliun. Akan tetapi pemerintah daerah cukup mengunakan Rp600 miliyar, mengingat pemda masih bisa mengoptinalkan penerimaan daerah karena kondisi fiskal pemprov Lampung sedang dalam kondisi baik.

“Mengingat tahun ini ada agenda pilkada, dan dengan adanya pembiayaan untuk pilkada, maka konsekuensinya adalah berkurangnya alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur, serta beberapa pos yang memang harus kita kurangi biaya pembangunannya,” ujarnya usai menghadiri acara rapat paripurna DPRD Provinsi Lampung, di ruang rapat DPRD Provinsi Lampung, beberapa waktu lalu.

 

 

Menurut DPRD Lampung, skema peminjaman kepada PT SMI merupakan langkah tepat yang dilakukan pemerintah di tengah padatnya kegiatan pilkada yang akan menghabiskan dana besar. Karena dengan dana peminjamanan itu nantinya dapat mempercepat proses pembangunan di Provinsi Lampung.

Diantaranya, manfaatkan untuk pembangunan infrastruktur produktif Lampung, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat. Selain itu, anggaran pinjaman SMI tersebut juga dapat digunakan untuk pembangunan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Bisa digunakan untuk pembangunan jalan, yang sangat penting untuk kebutuhan transportasi barang dan orang, kemudian rumah sakit, bahkan kedepannya mungkin juga bisa untuk pembangunan fasilitas pariwisata,” ungkap Imer. (adv)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar