DPRD Lampung Diminta Awasi Proyek Perbaikan Jalan longsor di Padang Cermin

Selasa, 17 Januari 2017
Jalan longsor di tebing Pematang Liang, Desa Persiapan Dantar Kecamatan padang Cermin Kabupaten Pesawaran yang saat ini tengah diperbaiki oleh Dinas Bina Marga Provinsi Lampung (DBM). Foto: Amin Fadoli

Lampung Centre  –  Anggota Komisi IV DPRD Lampung diminta turun ke lokasi bencana alam di jalan provinsi tepatnya di jalan tebing Pematang Liang, Desa Persiapan Dantar Kecamatan padang Cermin Kabupaten Pesawaran yang saat ini tengah diperbaiki oleh Dinas Bina Marga Provinsi Lampung (DBM).

Koordinator Aliansi Pemerhati Kebijakan Pembangunan Provinsi Lampung, Ardiansyah menyatakan anggota DPRD Lampung sudah seharusnya menjalankan fungsinya dalam bidang pengawasan. Sebagai wakil rakyat, kata Ardian, sejatinya pro aktif melihat kondisi jalan longsor sekaligus mengawasi serta mempertanyakan anggaran perbaikan jalan longsor tersebut.

Sebab, Dinas Bina Marga Provinsi Lampung selaku satuan kerja yang bertanggungjawab atas jalan provinsi tidak transparan dari mana sumber dana perbaikan jalan tersebut. “Seharusnya publikasikan ke masyarakat luas sumber dananya, berapa nilainya dan pengerjaannya tender atau dilakukan swakelola atau penunjukan langsung,” kata Ardiansyah, Senin malam (16/1).

Menurut Ardiansyah, secara pribadi sebagai warga setempat, ia mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan DBM memperbaiki jalan longsor tersebut. Jalan tersebut merupakan akses utama warga Kecamatan Padang Cermin dan sekitarnya menuju Kota Bandarlampung. Selain itu adanya bencana jalan longsor akan menghambat distribusi hasil bumi yang berdampak pada ekonomi masyarakat.”Akan tetapi bukan berarti melemahkan pengawasan anggaranya yang dipakai oleh DBM untuk memperbaiki jalan tersebut. Apapun bentuknya itu uang negara yang patut dikoreksi penggunaannya,” ujar Ardiansyah.

Ardinasyah mengatakan, ia akan menempatkan anggotanya untuk mengawasi pembangunan jalan tersebut sampai selesai. Menurut dia, hal ini dilakukan untuk mengetahui dan mengawasi terjadi pengurangan kualitas yang dilakukan pihak pelaksana. “Kita awasi bersama jangan sampai terjadi kecurangan dengan mengurangi kualitas untuk keuntungan pribadi yang ahkirnya masyarakat sekitar juga yang akan dirugikan,” tandasnya. (Amin Fadoli/Iwan Kodrat)

 

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar