Dua Mantan Petinggi BP Migas Ditahan Polri

Jumat, 12 Februari 2016
Gambar: Ilustrasi

Lampung Centre – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menahan mantan Kepala BP Migas, Raden Priyono (RP) dan mantan Deputi Finansial BP Migas, Djoko Harsono.terkait kasus dugaan korupsi penjualan kondensat bagian negara ke PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) pada Kamis (11/2).

Kuasa hukum RP, Supriyadi Adi membenarkan bahwa kliennya ditahan. Penyidik menahan RP setelah menjalani pemeriksaan. “Iya kemarin dipanggil, kita ikuti, kooperatif, klien saya ditahan,” ujar Supriyadi, seperti yang dilansir republika.co.id, Jum’at (12/2).

Menurut Supriyadi, alasan penahanan karena dikhawatirkan kliennya melarikan diri. Namun, dalam hal ini Supriyadi pun merasa tidak ada adil.

Sebab, penyidik belum memanggil tersangka lain yaiti mantan pemilik PT TPPI, Honggo Wendratmo (HW). Kasus ini diusut sejak masa Komjen Budi Waseso sebagai Kabareskrim. Kasus ini juga salah satu kasus yang mendapatkan perhatian publik. Karena dinilai dapat membongkar mafia migas.

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah mengeluarkan hasil audit kerugian negara yang mencapai Rp 35 triliun.

Bareskrim menyebut berdasarkan komunikasi dengan BPK bahwa kerugian negara ini merupakan terbesar sepanjang kasus yang disidik oleh Polri. Selain itu, kerugian negara ini juga terbesar sepanjang audit yang dilakukan BPK. (ist/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar