Element Masyarakat Minta Para Calon Tidak Mainkan Isu SARA

Jumat, 05 Januari 2018

Lampung Centre – Tingginya tensi politik menjelang pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Lampung akhir-akhir ini mulai mendapat sorotan dari berbagai elemen masyarakat, tak terkecuali Forum Organisasi Lampung (FOL)

Forum yang menaungi 38 lembaga kepemudaan dan mahasiswa di tanah sai bumi rua jurai ini berharap pesta deomkrasi lima tahunan ini berlangsung kondusif, aman dan tentram.

Dewan Pembina Forum Organisasi Lampung Bayu Noviandi mengatakan, Lampung adalah miniatur Indonesia. Oleh sebab itu seluruh pihak, baik penyelenggara, elit partai politik, peserta Pilkada dan seluruh masyarakat Lampung bahu membahu untuk membantu aparat keamanan menjaga stabilitas politik.

“Kita berharap pimpinan partai maupun yang ikut dalam Pilkada untuk tetap menjaga keamanan maupun suasana. Karena siapapun yang memenangkan Pilkada membutuhkan suasana yang positif dan nyaman,” katanya saat ditemui beberapa wartawan di Loby Hotel Sheraton Lampung, Jum’at (05/01)

Menurut Bayu Noviandi, seluruh pasangan calon dan tim pemenangan harus bersaing secara positif di Pilkada. Para pasangan calon harus bisa menunjukan sikap kenegarawanan.

“Karena pasti mereka saling berlomba-lomba ingin membuktikan bahwa mereka pemimpin yang akan membawa kesejahteraan di Lampung. Pasti tidak ada niat untuk membuat Lampung menjadi buruk,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Koordinator Presidium Forum Organisasi Lampung Sunawardi S.Sos juga berharap pelaksanaan Pilgub Lampung dapat berjalan lancar. Jangan sampai terjadi kecurangan yang tidak dikehendaki seperti politik uang. “Jangan sampai ada politik uang,” tegasnya.

Bang Didi sapaan akrabnya menambahkan,  ‎pasangan calon dalam pertarungan Pilgub Lampung 2018 harus mengedepankan program unggulan dan gagasan yang mampu mensejahterakan rakyat.

‎”Mengharapkan seluruh calon untuk adu program, adu gagasan untuk tingkatkan percepatan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” tuturnya.‎

Dirinya pun mendorong agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dapat bersikap tegas apabila menemukan pasangan calon atau para pendukung‎ yang terbukti menghembuskan isu SARA dalam berkampanye.

“Kami minta ada sanksi dari Bawaslu (soal isu SARA), sanksi tegas sesuai Undang Undang yang ada. Kalau ada yang merasa keberatan, kepolisian bisa memproses,” tuntasnya. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar