Gubernur Ridho Berhasil Bawa Lampung Masuk 3 Besar Peningkatan Pariwisata Nasional

Jumat, 26 April 2019

Jakarta (Lampung Centre) – Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo yang berhasil membawa Provinsi Lampung masuk tiga besar perkembangan pariwisata di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Menpar Arief pada acara Jakarta Marketing Week Tahun 2019 yang diselenggarakan di Now Stage-Atrium Mall Kota Casablanca, Jakarta Selatan, Kamis (25/4) malam.

Menurut Menpar, Lampung di bawah Gubernur Ridho merupakan provinsi yang sangat berkomitmen dalam mengembangkan industri pariwisatanya.
“Provinsi Lampung Top 3 di Indonesia dalam perkembangan pariwisatanya,” tutur Arief Yahya.

Pada kesempatan itu, Menpar Arief memberikan penghargaan berupa Calender of Event Wonderfull 2018 untuk Lampung karena dinilai berprestasi dalam memajukan dan mengembangkan berbagai event pariwisata di Provinsi Lampung, salah satunya yakni Lampung Krakatau Festival yang telah berhasil menarik wisatawan baik dari mancanegara maupun lokal.

Menurut Arief, pemberian penghargaan tersebut harus sudah memenuhi beberapa kriteria yakni creative value, commercil value dan yang ketiga adalah communication value. “Dan untuk kategori creative value sesuai arahan Bapak Presiden agar semua koreografernya, arasemen dan desain bajunya harus bertaraf internasional, jadi saya mohon untuk dapat dipertahankan akan hal itu,” jelas Arief.

Gubernur Ridho pun menjelaskan bahwa seluruh langkah-langkah yang diambil berasal dari setiap pemaparan Menpar Arief. “Sebetulnya saya tidak ada backround terkait pariwisata, akan tetapi saya belajar dari setiap pidato-pidato bapak menteri semuanya saya jalankan dan yang terpenting yakni akses infrastruktur menuju destinasi pariwisata tersebut saya benahi dan perbaiki yang kemudian saya jadikan priority, dan ternyata dengan hal tersebut pariwisata di Lampung berkembang pesat,” jelas Ridho. (Rls/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar