Ridho Ficardo Diberikan Penghargaan Sebagai Pimpinan Daerah Terbaik

Sabtu, 18 November 2017
Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Lampung, Bayana, menerima penghargaan dari Harian Pilar, Jum'at (18/11). (foto: Humas Pemprov)

Lampung Centre – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meraih penghargaan sebagai Pimpinan Daerah terbaik pada acara malam puncak HUT V Surat Kabar Harian Pilar Tahun 2017, di Hotel Horison Bandar Lampung, Jum’at (17/11). Selain Gubernur Lampung, penghargaan juga diraih Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya sebagai Kepala Daerah Paling Merakyat.

Kemudian, Bupati Lampung Barat Mukhlis Basri sebagai Kepala Daerah Teladan, dan Bupati Pringsewu Sujadi Saddat sebagai Kepala Daerah Anti Korupsi. Kemudian, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis sebagai Kepala Daerah Paling Aspiratif, dan Bupati Lampung Tengah Mustafa sebagai Pemkab terkreatif dalam pembangunan.

“Saya berterima kasih kepada temen-temen harian pilar dan temen-temen media yang lain begitu banyak memberikan dukungan terhadap kepemimpinan saya, terhadap kinerja Pemprov Lampung. Saya sampaikan kepada jajaran Pemprov Lampung bahwa citra terbangun karena kinerja, terbangun citra yang baik karena kinerja yang baik,” ujar Ridho.

Ridho menyampaikan peran media terhadap pembangunan di Lampung cukup signifikan dalam membangun citra yang positif Lampung. “Begitu banyak hal-hal baik yang sudah dilakukan jajaran baik itu pemerintahan provinsi maupun kabupaten/kota sedikit banyak alhmadulilah mampu diaplikasikan, diperbesar, dan digaungkan, sehingga terbangunlah suatu citra positif karena kinerja dari berbagai sektor, baik itu pemerintahan maupun swasta yang kemudian memberikan efek pelipatganda terhadap pertumbuhan dan daya saing di Lampung pada hari ini,” kata Ridho.

Dia menilai peran media dinilai penting terhadap seluruh penginformasian yang disampaikan kepada masyarakat. “Media juga peranan penting bagi masyarakat mengetahui apa hal yang positif yang dilakukan pemerintahnya, maka harapannya ketika pemerintah didukung oleh rakyatnya maka negara tersebut akan menjadi sangat kuat. Besar dan majunya daerah Lampung, media bisa menyampaikan, dan memiliki kebanggan bahwa besarnya lampung media ikut membersarkan, dan berpera,” ujar Ridho.

Ridho menuturkan hal lain yang menjadi peran penting media adalah menjadikan media sebagai sumber kepercayaan masyarakat yang positif kepada pemerintah. “Negara kita dewasa ini sering mengalami ujian kebangsaan, jangan sampai terjadi distrust atau rasa ketidak percayaan terhadap pemerintah, apabila ketidak percayaan kepada pemerintah sangat jauh itu akan menghancurkan negara kita sendiri. Ketika rakyat sudah tidak percaya kepada pemerintah ataupun lembaga negara maka negara kita dalam kondisi yang lemah,” kata Ridho.

Menginjak hari jadi Surat Kabar Harian Pilar, Ridho berharap agar mampu menjadi salah satu pilar utama media masa di Provinsi Lampung. “Semoga Harian Pilar menjadi salah satu media yang terpecaya, menjadi salah satu pilar pembangunan, pilar yang bisa mengkomunikasikan pembangunan dan pilar pembangunan sumber daya manusia dalam rangka menyampaikan informasi untuk warga masyarakat Lampung,” kata Ridho.

Di lain pihak, Pimpinan Umum Harian Pilar, Mico Periyandho menyampaikan Gubernur Ridho sangat berperan dalam lahirnya Harian Pilar. “Harus saya akui dan tidak boleh melupakan sejarah, ada beberapa orang yang memang berperan besar baik secara langsung ataupun tidak dalam lahirnya Harian Pilar. Salah satunya Pak Gubernur Ridho. Beliau salah satu yang mendorong lahirnya Harian Pilar, Jika diibaratkan ada empat pilar untuk mendirikan Harian Pilar, salah satu pilarnya Gubernur Ridho,” ujar Mico.

Mico mengatakan Harian Pilar dalam melakukan pemberitaan tetap menjaga independensi, kode etik, dan tetap objektif dalam pemberitaan. “Kami selalu konsisten Menyampaikan berita apa adanya, dan menyampaikan secara faktual,” kata Mico.

Harian Pilar dalam pemberian penghargaan, Mico menuturkan bahwa variabel pertama yang menjadi indikator peraih pengharagan yakni kepada tokoh yang tidak pernah memiliki catatan terlibat konflik dengan wartawan dan perusahaan pers. “Alhamdulilah tokoh-tokoh yang mendapatkan penghargaan pada hari ini, belum pernah dan belum pernah dengar terlibat dalam konflik dengan wartawan ataupun dengan perusahaan pers. Sampai saat ini dan seterusnya dalam Pilgub 2018 nanti kita harus mendukung calon yang tidak pernah berkonflik dengan wartawan dan perusahaan pers, karena itu yang menjamin kemerdekaan pers,” ujar Mico.

Penghargaan lain yang diberikan yakni Kategori Humas diberikan kepada Humas Pemerintah Provinsi Lampung pada Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Lampung sebagai Humas Pemda terbaik, lalu Kepada Humas Protokol Kota Metro sebagai Humas Protokol Pemda terkreatif dan juga Humas Pemda Mesuji sebagai Humas Pemda teraktif.

Lalu ada penghargaan untuk Kategori Tokoh diberikan kepada Yustin Ridho Ficardo sebagai tokoh peduli seni budaya, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim sebagai Tokoh Perempuan Inspiratif, Komisioner Komnas HAM RI Siti Noor Laila sebagai Tokoh Pejuang HAM dan Rycko Menoza sebagai Tokoh Pemuda Teladan. Penghargaan lainnya, yakni kategori lembaga, profesi, anggota DPRD, dan politisi. (rls/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar