Ingin Sukses Kampanye Arinal – Nunik Diduga Halalkan Segala Cara

Selasa, 20 Maret 2018

Way Kanan (Lampung Centre) – Demi tercapainya tujuan, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 3, Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik) diduga menghalalkan segala cara, termasuk melakukan kebohongan.

Hal demikian terhendus ketika Cagub-Cawagub menggelar kampanye terbuka di Kabupaten Way Kanan, beberapa waktu lalu. Masyarakat di Kecamatan Blambangan Umpu Lampung merasa kecewa dengan kedatangan Arinal – Nunik ketika kampanye terbuka di lapangan Kampung Umpu Bhakti, Minggu (18/3).

Munculnya kekecewaan masyarakat dipicu karena tim Cagub tersebut mengajak warga datang di kampanye Arinal, mereka tertarik Calon nomor urut 3 itu ingin mendatangkan Ustadz ternama yang namanya sudah banyak dikenal masyarakat, yaitu Ustadz Solmet.

“Iya, kami kecewa kepada Arinal Junaidi Calon Gubernur Lampung nomor urut 3, katanya akan mendatangkan Ustadz Solmet namun nyatanya tidak ada. Yang datang hanya dirinya sendiri dengan tim kampanye. Yang dijanjikan (Ustadz Solmet. Red) tidak ada,” ungkap warga Umpu Bakti yang namanya enggan dicantumkan dalam berita, Senin (19/3).

Kedatangan Calon gubernur itu ketempat kami pada hari ini, imbuhnya, hanya menyampaikan janji-janji politik yang belum tentu terealisasi ketika nanti menjabat sebagai gubernur.

“Kami masyarakat tidak butuh janji saja, yang kami inginkan sekarang bukti. Kami sangat kecewa terhadap kedatangan Calon Gubernur nomor urut 3, belum apa-apa sudah berdusta,” cetus mereka.

Arinal Djunaidi Calon Gubernur nomor urut 3 melakukan kampanye pertamanya di Kabupaten Way Kanan. Cagub yang berpasangan dengan Chusnunia ini melakukan kampanye di empat tempat, yaitu Kecamatan Banjit, Kasui, Rebang Tangkas dan yang terakhir Kecamatan Blambangan Umpu.

Rencananya, kampanye pada hari ini tim penyelenggara Kampanye menargetkan 2.000 massa yang akan datang di Kecamatan Banjit. Untuk Kasui dan Rebang Tangkas, Tim mendatangkan 200 massa dari masing-masing Kecamatan. Dan untuk Blambangan Umpu, yang acaranya terpusat di Lapangan Umpu Bakti, tim koalisi cagub Arinal menargetkan 2.000 massa direncanakan akan hadir.

Namun sayang, target tersebut tidak tercapai. Warga yang hadir dalam kampanye hari itu hanya ratusan orang saja. Nampak kekecewaan yang tergambar di raut wajah Cagub Arinal, ia serasa sangat kecewa dan miris melihat massa tidak sesuai dengan yang ditargetkan.

Sementara itu, ketua Tim Pemenangan Arinal – Nunik, Toni Eka Chandra tampak membantah adanya dugaan pembohongan yang dilakukan jajarannya ketika kampanye di Kabupaten Way Kanan.

“Harus ada buktinya bahwa Tim Kerja Pemenangan Kabupaten Way Kanan menyatakan ada si A atau si B, bukan Hoak, dalam bentuk Undangan atau selebaran. Karena yang mengatur Kampanye dan Juru Kampanye (Jurkam) kami dari Tim Kerja Pemenangan Provinsi. Kita harus sudah memulai membangun Demokrasi yang elegan, santun, beretika dan bermartabat,” terang Toni Eka Chandra dalam grup WhatsApp, kemarin. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar