Ini Jalan Di Bandarlampung Yang Segera Dilengkapi CCTV

Selasa, 09 Mei 2017
Ketua Pansus CCTV, Yuhadi (Batik Kuning) memimpin rapat pembahasan lokasi jalan yang akan dilengkapi kamera CCTV.

Lampung Centre – DPRD Bandarlampung dan Polresta sepakat untuk memasang CCTV di enam jalan di kota protokol. Enam jalan tersebut ialah Jalan ZA Pagar Alam, Kartini, Raden Intan, Diponogoro, Jenderal Sudirman, Gatot Subroto, P.Antasari, Yos Sudarso, dan Imam Bonjol.

 

Rencana pemasangan CCTV di jalan-jalan tersebut disampaikan Pansus dihadapan Kapolresta, pejabat Diskominfo Bandarlampu dan para pelaku usaha, di ruang Aula Rapat DPRD Bandarlampung, Selasa (9/5).

 

Kapolresta Bandar Lampung Kombespol Murbani Budi Pitono mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan enam jalan protokol yang dianggap perlu dilengkapi CCTV. Sebab, enam jalur tersebut dinilai termasuk titik rawan, dan kawasan umum. “Kami telah mengkaji dan menyesuaikan dengan titik-titik rawan, serta kawasan umum, dan enam titik inilah yang dianggap perlu untuk dipasang CCTV,” kata Murbani.

 

Secara teknis, pemasangan CCTV akan dibuat di beberapa tempat, dengan ketinggian yang disesuaikan dengan rotasi kamera 360 derajat. “Pemasangan CCTV akan ditinggikan sehingga bisa mengintai semua kawasan tersebut,” ucapnya.

 

Sementara itu, ketua pansus CCTV , Yuhadi, mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan perda sebagai dasar hukum. Dirinya mengatakan pansus akan berusaha agar perda tersebut selesai dalam waktu dekat. “Kami usahakan perda ini diketok palu sebelum tanggal 19 Mei,” kata Yuhadi.

 

Anggota komisi III ini mengatakan, pihaknya sepakat dengan enam jalan protokol yang diusulkan Polresta karena jalan tersebut dianggap merupakan lokasi rawan kecelakan dan praktek kriminalitas.

 

“Kami kira pemilihan jalur CCTV ini sudah sesuai, karena kami anggap juga daerah tersebut rawan kriminalitas dan kecelakaan,” ungkapnya.

 

Dirinya berharap, enam jalan yang nantinya dipasang CCTV bisa mengurangi tindakan kriminalitas di lokasi tersebut. Apalalagi, pengkajian kebijakan ini sudah disepakati dan disetujui dengan tim ahli dari Universitas Tulang Bawang (UTB).

 

Politisi partai Golkar ini mengatakan, dalam perda tersebut juga dijelaskan bila gedung perkantoran, sekolah, bank maupun pusat perbelanjaan yang berada di enam jalan tersebut wajib memasang CCTV .

 

“Dalam perda ini, gedung harus memasangkan CCTV, hal ini untuk mengurangi beban anggaran yang ada,” pungkasnya. (Septa Herian Palga)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar