Ini Kata DPRD Soal Sertifikat Pekerja Kontruksi

Rabu, 13 April 2016
Anggota Komisi IV DPRD Lampung Watoni Nurdin. Foto: Ist

Lampung Centre – Banyaknya pekerja jasa kontruksi di Provinsi Lampung yang belum memiliki sertifikat keterampilan menjadi perhatian DPRD Provinsi Lampung.

Anggota Komisi IV DPRD Lampung Watoni Noerdin mengatakan, sertifikat keterampilan jasa kontruksi merupakan salah satu persyaratan penting yang telah tertuang dalam Undang-Undang nomor 18 tahun 1999 tentang jasa konstruksi.

“Sertifikat keterampilan pekerja jasa kontruksi sudah ada aturan mainnya. Apalagi dalam UU tentang jasa kontruksi, itu sudah menjadi salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh para penyedia jasa kontruksi,” kata Watoni, Rabu (14/4).

Selain merupakan persyaratan wajib dalam pekerjaan kontruksi, tambahnya, sertifikat juga merupakan bukti pengakuan yang menunjukan bahwa perusahaan tersebut telah memiliki kemampuan dalam mengerjakan proyek kontruksi.

“Kalau para pekerjanya tidak memiliki sertifikat keterampilan, dia (perusahaan) tidak boleh mengerjakan pekerjaan kontruksi, karena belum diakui. Sebab sertifikat keterampilan sangat penting dalam mengisyaratkan kepercayaan perusahaan dalam mengerjakan proyek kontruksi,” terangnya.

Politisi PDIP ini mengatakan, banyaknya pekerja kontruksi di Lampung yang sampai saat ini belum memiliki sertifikat keterampilan rencananya akan ditanyakan juga kepada Dinas Bina Marga Provinsi Lampung. “Informasi ini nanti akan tanyakan kepada Dinas Bina Marga ketika rapat dengar pendapat mendatang,” tegasnya. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar