Ini Video Dugaan Pencurian Volume Pembangunan Jalan Pringsewu – Pardasuka

Selasa, 09 Oktober 2018
Gambar Ilustrasi. (Sumber: Ist)

Bandarlampung (Lampung Centre) – Dugaan kecurangan pada proyek pembangunan jalan Pringsewu – Pardasuka dengan pagu Rp50 miliyar dari dana pinjaman PT SMI yang tertuang dari APBD 2018 mengarah pada kebenaran.

Dugaan kecurangan yang dilakukan para pekerja terekam dalam video amatir yang berhasil dihimpun redaksi lampungcentre.com. Dalam video pengecoran, terlihat tidak terdapat besi dowel atau tie bar dalam di beton jalan Pringsewu – Pardasuka.

Bahkan para justru terlihat salah seorang pekerja mengenakan jaket merah dengan celana trening hitam mengeluarkan besi tie bar dari tempat pengecoran.

 

Diberitakan sebelumnya, hasil pantauan di lokasi pembangunan jalan Pringsewu – Pardasuka, PT URM selaku perusahaan yang mengerjakan pembangunan jalan tersebut diduga melakukan kecurangan dengan tidak menggunakan besi dowel yang berfungsi sebagai tulang rigid (beton).

Modus yang dilakuakan, sebelum cairan beton disiram ke atas lantai kerja, pihak perusahaan terlebih dahulu meletakan besi dowel dengan posisi tidak terikat untuk kemudian didokumentasikan. Setelah didokumentasi, kemudian para pekerja mengangkat kembali besi dan setelah itu barulah dilakukan pengecoran.

Menyikapi hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Suryo Cahyo berpendapat, tindakan yang dilakukan pada pembangunan jalan belom Pringsewu-Pardasuka merupakan bagian dari tindakan pengurangan volume yang mengakibatkan minimnya kualitas hasil pekerjaan.

Dirinya juga mengaku, baru pertama kali melihat ada pengerjaan jalan digit yang tidak menggunakan besi sebagai tulang penyambung kontruksi beton.

“Kita memandang ini sangat miris, apalagi terlihat jelas ketika para pekerja sedang mengeluarkan besi pada proses pengecoran. Maka harus dibongkar kembali, karena tidak sesuai dengan harapan,” kata dia. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar