Kadiskes Lamteng Berani Katakan Data Gizi Buruk Kemenko PMK Ngawur

Selasa, 13 Februari 2018

Lampung Tengah (Lampung Centre) – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Tengah Khairul Azman mengatakan data penderita gizi buruk di kabupaten Lamteng tahun 2016 sebanyak 59.838 jiwa yang dikeluarkan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI tidak benar, alias ngawur.

Azman mengatakan, angka 59.838 penderita gizi buruk di Lamteng merupakan data yang dikeluarkan Kemenko PMK berdasarkan hasil riset kesehatan daerah (riskesda) tahun 2013, bukan 2016.

“Data itu tidak benar, jumlah bayi kita aja 22 ribu, masa itu 59 ribu. Kan ngawur itu namanya, Tanpa konfirmasi langsung membuat rilis kesemuanya,” kata Khairul Azman, Selasa (13/2).

Dirinya menjelaskan, pada survei kesehatan gizi tahun 2016, penderita gizi buruk di Lamteng mengalami penurunan sebesar 20 persen dibandingkan pada 2013, dan pada tahun 2017 terjadi lagi penurunan menjadi 15 persen.

Kendati mengalami penurunan, Lamteng masih menduduki peringkat pertama penderita gizi buruk di Provinsi Lampung. “Karena jumlah penduduk di lamteng paling banyak dan paling luas,” ujar Azwan.

Dirinya juga mengatakan, pemberitaan media terkait angka penderita gizi buruk di Lampung Tengah sangat mencoreng citra dan kinerja satker yang dipimpinnya.

“Kami positif tingking aja, artinya ketika diberitakan kan kita diminta untuk mengeluarkan data aslinya, tidak apa-apa ya namanya juga kan berita, mau apalagi. Mungkin itu buat supaya ramai korannya, ia enggak? Yang jelas kami sudah merilis dan menjawab konfirmasi dengan data sebenarnya,” paparnya.

Azman menjelaskan, kecamatan di kabupaten Lamteng yang paling banyak menderita penyakit gizi buruk antara lain Banjar Mataraman, Nuban, Gunung Sugih, Gunung Sari, Nuban, dan Seputih Surabaya. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar