Kampanye Arinal – Nunik Bernuansa Eksploitasi Anak

Minggu, 01 April 2018
Calon Gubernur Lampung Arinal Djunaidi tampak tersenyum bahagia ketika kegiatan kampanye diikuti anak-anak. (Foto: ist)

Lampung Selatan (Lampung Centre) – Kampanye terbuka pasangan Arinal – Chusnunia Chalim (Nunik) di Lapangan Balai Desa Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Lampung Selatan, Minggu (1/4), yang menghadirkan penyanyi dangdut Via Vallen bernuansa eksploitasi anak.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya anak berusia dibawah 17 tahun yang turut hadir dalam kegiatan kampanye pasangan nomor urut 3 itu.

Bukan hanya itu, berdasarkan pantauan di lokasi kampanye, paslon yang diusung partai PAN, Golkar dan PKB itu selain diikuti oleh orang tua, tampak juga anak dibawah umur mulai hingga balita yang digendong.

Beberapa anak-anak itu dibawah umur itu tampak ikut semarak memeriahkan kampanye Arinal-Nunik dengan bersorak sambil melambaikan salam tiga jari. Tidak sedikit pula anak dibawah umur yang mengunakan kaos paslon tiga ini sebagai penutup kelapa.

Banyaknya anak-anak yang ikut dalam aktifitas kampanye diduga terjadi karena tidak ada panitia penyelenggara di pintu masuk untuk melarang anak-anak itu masuk ke area konser.

Diduga, keterlibatan anak-anak di bawah umur dalam kampanye politik, bertentangan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Khususnya pasal 15 dan pasal 76 H yang menyebutkan, Perlindungan Anak secara eksplisit melarang pelibatan anak dalam aktivitas politik.

Sementara itu, melihat banyaknya anak dibawah umur yang hadir dalam kampanye tersebut,  Liaison Office (LO) Arinal – Nunik, Yuhadi Langsung memberikan arahan dari atas panggung kepada peserta yang memadati lapangan agar para orang tua yang membawa anak dibawah umur ditinggal dirumah.

“Kita tidak mengundang anak-anak dalam kampanye ini. Silahkan anaknya ditinggal dirumah bagi orang tua yang mau melihat konsel Via Vallen, atau anak-anak yang menggunakan atribut Arinal-Nunik silakahkan di lepas, atau jadikan saja sebagai penutup kepala,” katanya. (*/Red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar