Kapolda Minta Aliansi Keramat Lengkapi Data Penyimpangan Bina Marga

Rabu, 05 Oktober 2016
Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigjend Pol, Ike Edwin . Foto: Ist

Lampung Centre – Kepala Kepolisian Daerah Lampung Brigjend Pol, Ike Edwin meminta Aliansi Komunitas Rakyat Berani Mati (Keramat) untuk melengkapi data terkait penyimpangan anggaran di Dinas Bina Marga Provinsi Lampung. “Terimakasih telah menyampaikan apresiasinya. Tentu kalau ada sebuah permasalahan bisa dilaporkan kepada saya ataupun jajaran,” kata Ike Edwin di hadapan masa Keramat, kemarin.

Pria yang akrab disapa Dang Ike itu mengatakan, dari data tersebut  yang dijadikan data awal laporan tersebut dapat ditindaklanjuti. “Karena kalau bicara hukum itu kita harus memiliki data permulaan awal,” lanjutnya.

Seperti diketahui 13 elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Keramat menggelar aksi di lapangan Korpri komplek perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (4/10). Keramat mengkritisi dugaan penyimpangan anggaran yang ada di Dinas Bina Marga Lampung dari tahun 2014 hingga 2016.

Dihadapan Kapolda masa aksi menyebutkan anggaran dengan jumlah besar yang dikucurkan setiap tahun di Dinas Bina Marga nyaris tidak seimbang dengan realisasinya.

Berdasarkan hasil investigasi dan monitoring yang mereka lakukan pada setiap pekerjaan milik Dinas Bina Marga, hampir seluruh kegiatan selama dua tahun terakhir syarat dengan pelanggaran hukum seperti adanya setoran untuk mendapatkan proyek, markup harga satuan, serta praktek grativikasi.

“Bahkan pada pelaksanaan proyek tahun anggaran 2016 ini selain para pejabat setingkat Kepala Bidang dan Sekretaris,  keluarga kepala dinas ikut serta mengondisikan, menggerjakan, bahkan menarik setoran dari pihak rekanan,” kata Ketua Umum Forum Tim Analisis Lampung (Fortal), Ikhwanuddin. (Septa Herian Palga)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar