Kaum Perempuan Harus Mampu Berkiprah

Kamis, 26 Mei 2016
Sekda Provinsi Lampung Arinal Djuanidi saat membuka acara Peresmian Pencanangan Bulan Bhkati Gotong Royong Masyarakat di Tulangbawang Udik. Foto: Humas Pemprov Lampung

Lampung Centre – Kaum wanita harus mampu berkiprah dan mengambil peran di tengah masyarakat. Demikian disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Lampung Aprilani Yustin Ficardo dalam acara Peresmian Pencanangan Bulan Bhkati Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan HKG PKK Ke-44 di Tiyuh Kagunganratu, Kecamatan Tulangbawang Udik Kabupaten Tulangbawang Barat, Kamis (26/05)

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Yustin Ficardo mengatakan, bahwa kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) merupakan wahana untuk meningkatkan kesejahteraan serta mewujudkan wanita yg mandiri. Kegiatan ini juga untuk menumbuhkan dan meningkatkan kualitas kaum ibu untuk dapat mandiri dan maju. “Kaum wanita harus mampu berkiprah dan mengambil peran di tengah-tengah masyarakat. Tingkatkan kerjasama dengan semua pihak dan stakeholder terkait sebagai mitra PKK sehingga program PKK dapat berjalan yang pada gilirannya mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga khususnya dan masyarakat pada umumnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Djunaidi menjelaskan bahwa kearifan nilai-nilai budaya lokal dalam aspek kegotong-royongan patut diberdayakan dan dikembangkan sehingga menjadi potensi dalam pelaksanaan pembangunan.

Selain itu, pemanfaatan potensi tersebut juga harus didukung dengan peningkatan Sumber Daya Manusia disemua tingkatan, sehingga masyarakat mampu mandiri dan sejahtera. Begitu juga dengan organisasi wanita seperti PKK yang merupakan mitra Pemerintah diharapkan mampu menjadi “motor perubahan” dalam pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat.

“Oleh karena itu, tema yang diangkat pada Peringatan bulan Bhakti Gotong royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke -44 Tingkat Provinsi Lampung tahun 2016 adalah “ Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Kita Daya  Gunakan Peran Lembaga Kemasyarakatan Desa  Sebagai Mitra Pemerintah Desa,” ujarnya.

Lebih lanjut Arinal Djunaidi menjelaskan, sasaran peringatan BBGRM XIII dan HKG ke-44 tingkat Provinsi Lampung tahun 2016 antara lain meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam keanekaragaman masyarakat, meningkatkan peran dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan kemitraan masyarakat, pemerintah dan swasta dalam pelaksanaan pembangunan serta meningkatkan rasa memiliki dan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan.

“Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) diharapkan tidak hanya sebagai kegiatan yang bersifat seremonial belaka, namun mampu menumbuh-kembangkan sikap gotong royong. Kiranya masyarakat Lampung untuk bergotong royong bahu-membahu bersama pemerintah dalam melaksanakan pembangunan dan menuntaskan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat dalam melaksanakan pembangunan di daerah “ Sai Bumi Ruwai Jurai”, jelasnya.

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Lampung dalam laporannnya menjelaskan, rangkaian kegiatan memperingati BBGRM XIII Tahun 2016, telah dilakukan penilaian gotong royong masyarakat oleh Tim Penilai dari Provinsi dengan hasil gotong royong masyarakat terbaik tingkat kabupaten, yaitu: Juara I diraih oleh Desa Titiwangi, Kecamatan Candipura – Kabupaten Lampung Selatan, Juara II diraih oleh Desa Ramaaji, Kecamatan Raman Utara – Kabupaten Lampung Timur dan Juara III diraih oleh Tiyuh Chandramukti, Kecamatan Tulangbawang Tengah- Kabupaten Tulangbawang Barat. “Sedangkan untuk tingkat Kota (Kelurahan), juara I diraih oleh Kelurahan Ganjaragung Kecamatan Metro Barat – Kota Metro. Masing-masing terbaik akan mendapatkan dana pembinaan dari pemerintah”, tambahnya. (Rls/Red)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar