Komisi II DPR-RI Bawa Persoalan Way Dadi Ke Mendagri dan Presiden Jokowi

Sabtu, 22 Desember 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Anggota Komisi II DPR-RI dari Fraksi PDI-P Endro Suswantoro Yahman mengaku siap memperjuangkan hak warga yang bermukim di lahan Way Dadi, Sukarame, di Senayan agar persoalan sengketa dengan Pemerintah Provinsi Lampung berakhir.

Pernyataan itu dilontarkan, Endro adalam agenda mendengarkan aspirasi yang dihadiri ratusan warga perwakilan masyarakat dari tiga kelurahan yakni Way Dadi, Way Dadi Baru, Korpi Jaya, di kediaman Bapak Heri Runting, Jalan Way Kanan II, Way Dadi, Sukarame, Bandar Lampung, Jum’at (21/12) malam.

Setelah mendengarkan langsung asal usul tanah dari orang-orang lama yang bermukim di lahan Way Dadi, Endro bersama lembaga DPR-RI di Komisi II akan melayangkan surat pemanggilan kepada Menteri Dalam Negari untuk menyelesaikan persoalan lahan Way Dadi.

“Dalam waktu dekat, kami akan menyurati Menteri Dalam Negeri agar penerintah provinsi menghentikan kebijakan sosialiasi lahan Way Dadi,” kata Endro.

Menurut Endro, persoalan Way Dadi harus disikapi secara serius karena menyangkut nasib puluhan ribu masyarakat. Untuk itu dia berencana akan turut membawa dan mengawal persoalan ini ke Menteri Dalam Negeri serta Presiden Jokowi.

“Karena komanannya Pemprov dan Gubernur itu adalah Mendagri dan Presiden, maka kita langkah awalnya akan Mendagri, dan akan kita kawan persoalan ini hingga tuntas,” lanjutnya.

Sementara, Penasehat Kelompok Masyarakat Sadar Tertib Tanah (POKMAS KM – S2T) Way Dadi, Darwis menjelaskan, bahwasanya masyarakat sudah sangat gerah dengan sikap Pemprov Lampung yang terus menakut-nakuti warga yang menduduki lahan Way Dadi. Untuk itu dirinya mewakili 25.000 warga di tiga kelurahan sangat berharap Komisi II DPR-RI dapat menyelesaikan persoalan ini dalam waktu dekat.

“Masyarakat Way Dadi tidak perlu diarahkan lagi, mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan jika Pemprov Lampung masih memaksakan kehendak untuk melakukan sosialisasi. Maka sebelum hal itu terjadi, kami sangat berharap Komisi II bisa menyelesaikan peroalan ini,” terang Darwis.

Jika dalam waktu dekat, persoalan Way Dadi memenemukan titik terang, lajut Darwis, masyarakat di tiga keluarahan juga mengaku siap ‘memerahkan’ Way Dadi dalam kontestasi Pemilu April 2019 mendatang. Dalam kesempatan tersebut, mantan Pejabat Teras Pemkab Tuba itu juga mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah sama-sama memperjuangkan nasib warga Way Dadi, salah satunya Anggota DPD-RI Asal Lampung, Andi Surya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak serta masyarakat yang telah sama-sama berjuang, termasuk Anggota DPD-RI Andi Surya, yang sudah membawa persoalan ini ke pusat,” terangnya. (*)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar