KPID : Iklan Rokok di TV dan Radio Ikut Peraturan Pemerintah

Kamis, 05 Oktober 2017
Ketua KPID Lampung Tamri Suhaimi. Gambar: Ist

Lampung Centre – Komisi Penyiaran Indonesia menyatakan secara tegas bahwa untuk penyayangan iklan produk tembakau harus mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 109 tahun 2012.

Ketua KPID Lampung Tamri Suhaimi mengatakan untuk durasi penayangan iklan produk tembakau pada media televisi dan radio harus mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, tidak terkecuali pasal 29 Peraturan Pemerintah nomor 109 tahun 2012 yang hanya memperbolehkan menayangkan atau menyiarkan iklan produk tembakau pada pukul 21.30 sampai 05.00.

Penayangan iklan produk tembakau di halaman kantor Pemerintah Kota Bandarlampung tepat berada diatas kaligrafi Al-Qur’an. Foto: Lampungcentre.com

Videotron dipersimpangan Jl. Kartini – Wolter Monginsidi – A.Yani. (Foto : Lampungcentre.com)

Videotron di halaman kantor Plaza Pos Jl. Kota Raja. (Foto: Lampungcentre.com)

 

“Memang benar jika iklan untuk produk tembakau di televisi dan radio hanya boleh tayangkan atau disiarkan pada jam-jam tertentu seperti yang tertera dalam peraturan pemerintah,” kata

Namun untuk media luar ruang videotron, kata dia, bukan merupakan ranah KPID mengingat ranah yang masuk dalam pengawasan KPID hanya media yang memiliki frekuensi.

“Kalau untuk media luar ruang itu tidak masuk dalam pengawasan KPID, kami hanya mengawasi media yang memiliki frekuensi. Jadi tidak bisa berkomentar banyak tentang penayangan iklan tembakau yang diduga tidak sesuai dengan peraturan,” kata Dia. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar