KPK Curigai Ada Bukti di Ruang Kerja Bupati Lamteng

Kamis, 15 Februari 2018

Lampung Centre – Kepala daerah (non aktif) yang juga cagub pilkada Lampung 27 Juni mendatang, belum dapat dipastikan terlibat dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (14/2). Sejauh ini baru dicurigai kemungkinan terdapat bukti-bukti di ruang kerja bupati sehingga disegel KPK.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penyegelan ruang kerja Bupati Lampung Tengah dilakukan karena diduga terdapat bukti-bukti. “Penyegelan dilakukan terhadap tempat-tempat yang diduga terdapat bukti-bukti,” kata Febri kepada Lampungcentre.com, Kamis (15/2).

Febri menjelaskan, terkait siapa saja yang terlibat dalam operasi tangkap tangan akan disampaikan secara resmi oleh KPK paling lambat malam ini.

“Terkait siapa saja yang terlibat tentu akan dismpaikan secara resmi pada konferensinpers sore atau malam ini,” terusnya.

Sejauh ini yang baru bisa disampaikan, KPK telah mengamankan 14 orang dari unsur pegawai Pemda, DPRD, pihak swasta serta uang tunai sebesar Rp1 miliyar dalam OTT di Lampung Tengah.

“Yang bisa kami konfirmasi sampai saat ini, mulai kemarin sore menjelang malam sampai dini hari, tim KPK ditugaskan di lapangan. Sejauh ini tidak ada kepala daerah ataupun kepala daerah non aktif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala daerah non aktif yang juga hadir cagub pilkada Lampung tampak menghadiri kegiatan Apel Simulasi Sistem Pengamanan Pilkada Serentak 2018 di Lapangan Korem 043/Gatam, Enggal, Kamis (15/2) pagi.

Menurut Sekretaris DPW Partai NasDem Lampung Fauzan Sibron, kehadiran calon yang diusung tiga parpol dalam apel Simulasi Sistem Pengamanan Pilkada itu sebagai bukti bahwa tidak terjaring OTT KPK. “Lihat saja, beliau hadir dalam apel pagi ini,” kata Fauzan. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar