KSM Lampung 2018 Digelar, Kanwil Kemenag Jaring Pelajar Untuk Tingkat Nasional

Rabu, 25 Juli 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung terus berupaya meningkatkan kualitas pelajar madrasah. Salah satu diantaranya melalui kegiatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat provinsi tahun 2018 yang kali ini dipusatkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bandar Lampung pada 24-25 Juni 2018.

Kegiatan kompetisi tahunan ini diikuti 149 peserta baik tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) yang berasal dari 15 kabupaten/kota se-Lampung, dan dibuka secara meriah dengan menampilkan pertunjukan Qasidah, tarian adat Lampung, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars madrasah, doa serta melantunkan ayat suci Al-Qur’an.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Lampung Drs. H. Suhaili, M.Ag, dalam sambutan pembukaan KSM Tingkat Provinsi Tahun 2018 mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang penjaringan pelajar madrasah terbaik untuk mengikuti KSM tingkat nasional yang rencananya akan digelar di Bengkulu pada 24 sampai 27 September 2018 mendatang.

“Kegiatan ini merupakan salah satu ajang penjaringan pelajar madrasah untuk mengikuti KSM tingkat nasional. Untuk itu, diharapkan para peserta dapat bersungguh-sungguh dan menjunjung tinggi sportifitas dalam kompetisi ini,” kata Suhaili dalam sambutannya, Selasa (24/7).

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memupuk motivasi siswa untuk terus mencintai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga ke depan diharapkan banyak siswa madrasah disamping memiliki dan mengamalkan ajaran agama Islam yang kuat, juga menjadi panutan sebagai anak bangsa yang baik dan berakhlakul karimah, juga mampu membangun bangsa khususnya di bidang IPTEK.

“Kegiatan ini juga bertujuan memotivasi siswa madrasa agar selalu meningkatkan kemampuan intelektual, emosional, dan spriritual berdasarkan nilai-nilai agama. Kemudian menumbuhkembangkan budaya kompetitif yang sehat di kalangan siswa madrasah. Kegiatan ini juga dapat mendorong siswa meningkatkan daya nalar, kreativitas dan berpikir kritis,” urainya. (Septa)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar