Kualitas Pembangunan Ruas Jalan Sp Korpi-Sukadamai Buruk

Senin, 17 Oktober 2016
Warga sedang menunjukkan jalan rigid yang sudah retak. Foto: Septa Herian Palga

Lampung Centre – Masyarakat Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan mempertanyakan pembangunan jalan provinsi Lampung ruas Simpang Korpri-Sukadamai bersumber dari APBD 2016 senilai Rp 4,9 miliar.jm-1

Pasalnya, kualitas pembangunan jalan jalan beton (rigid) sepanjang 700 meter  yang melintasi Palputih  Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan diindakasi sangat rendah.

Proyek jalan beton yang baru ditinjau gubernur Lampung M. Ridho Ficardo dan Kadis PU Bina Marga Provinsi Lampung Budhi Darmawan minggu lalu sudah banyak retak di sejumlah titik.

jm-2

Menurut warga setempat dari depan toko furniture jati atau kurang lebih 40 meter dari titik nol (awal) pekerjaan, rigid beton sudah ada retak tembus sampai lantai kerja. Posisi retakan melintang memutuskan ruas panjang rigid beton. Saat ditelusuri ke ruas rigid beton yang baru buka acuan/mal beton rigid jalan ternyata juga sudah ada yang retak dan tembus sampai lantai kerja.

Menurutnya, pekerjaan jalan tersebut kurang lebih saat ini telah sampai 400 meter sisi sebelah.  “Ternyata beton rigid jalan sudah ada 6 retakan yang tembus sampai lantai kerja,” ujarnya, kemarin.

jm-3

Hal senada dikatakan akun facebook Muhamad Nizar. Menurutnya, hal itu dikarenakan, base B campuran/coboi yang digunakan untuk nutup lobang pada badan jalan tidak diratakan dan tidak dipadatkan sudah digelar lantai kerja setebal 10 cm dan entah umur beton lantai kerja sudah cukup atau belum sudah digelar besi list rigid beton dan langsung dicor rigid beton setebal 30 cm.” Dan mungkin hal tersebut yang membuat beton rigid retak dan putus atau mungkin juga gaya slum test beton serta mutu beton yang belum diuji coba,” ujarnya.

jm-5

Masih kata dia, yang jelas ada keanehan pada pekerjaan tersebut. Sebagai masyarakat awam dia berharap agar dapat kiranya bapak Gubernur serta tim ahli dari Dinas PU Bina Marga Provinsi Lampung dapat menindaklanjuti dan memperbaiki pekerjaan tersebut.” Karena pembangunan serta pelaksanaan pekerjaan yah sebaiknya menggunakan SOP serta spesifikasi dan metode kerja yang baik di bidang pekerjaan yang dimaksud,” tegasnya.  (Septa Herian Palga)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar