Kunjungi Lampung, Mensos Sampaikan Harapan Untuk Muslimat NU

Minggu, 04 September 2016
Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim memberi cindera mata kepada Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa . Foto: Humas Pemprov Lampung

Lampung Centre – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa  menyampaikan harapannya kepada Muslimat NU Lampung agar terus aktif berperan dalam kemajuan negara dan daerah.

Mensos juga mengatakan, di jaman serba canggih sekarang semua akses menjadi mudah, seperti di internet. Sehingga banyak tayangan kekerasan, konten seksual dan hal negatif lainnya dapat diakses  dengan mudah.  “Jadi saya berharap jangan lagi gaptek (gagap  teknologi). Jaman sudah semakin maju. Kita harus menyesuaikan diri dengan teknologi yang berkembang dengan pesat seperti sekarang,” tambah Mensos, Sabtu (3/9).

Dalam acara ini, Asisten Bidang Kesra Ellya Muchtar, mewakili Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo mendampingi Khofifah Indar Parawansa.

Ellya Muchtar menyampaikan, melalui pelantikan diharapkan segenap jajaran pengurus dan anggota Muslimat NU dapat mendorong lahirnya Srikandi-srikandi, Kartini-kartini. Yakni yang mampu menjadi penggagas dan pelopor perubahan di tanah air dapat berpartisipasi dalam pembangunan di Provinsi Lampung.

Lebih lanjut diuraikan, saat  ini Pemerintah Provinsi Lampung telah menyusun sejumlah prioritas pembangunan. Yaitu Pembangunan Kawasan Selatan hingga Barat sebagai pengembangan Pariwisata; Kawasan Tengah sebagai penyangga Ketahanan Pangan dan Kawasan Timur sebagai Pengembangan Kawasan Industri. Selain itu, Pembangunan Kota Baru; Jalan Tol Trans Sumatera; Kawasan Megapolitan Bandar Lampung; Pengembangan Bandara Radin Inten dan Infrastruktur Jalan Provinsi Lampung.

Diterangkan Kabag Humas Heriyansyah, sebagai tuan rumah Bupati Lamtim Chusnunia Chalim menyampaikan ucapan selamat datang di bumi tuah pepadan kepada Menteri Sosial RI beserta rombongan. “Ini merupakan sebuah kebanggaan. Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. PKH adalah program sosial yg membantu keluarga miskin dan membutuhkan, dalam jangka panjang semoga dapat memutus rantai kemiskinan. Program ini semoga dapat tepat sasaran,” tambah Chusnunia. (Rls/red)

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar