Kuota Program Wisata Rohani Ridho Akan Ditambah Hingga Masuk Ponpes

Sabtu, 14 April 2018

Lampung Timur (Lampung Centre) – Program wisata rohani yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, di era kepemimpinan M Ridho Ficardo, selama menjabat sebagai gubernur, ternyata memberikan dampak positif secara langsung oleh masyarakat di Bumi Ruwa Jurai.

Bahkan, program keagamaan yang telah dicanangkan oleh Ridho bersama Bachtiar Basri ini, diminta untuk masuk lebih dalam ke lingkup pondok pesantren (ponpes) se-Provinsi Lampung.

Hal itu diketahui saat calon gubernur Nomor Urut 1 tersebut mengunjungi masyarakat Desa Utama Jaya, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Timur (Lamtim) Jum’at (13/4).

Seperti yang diungkapkan oleh, Ibu Yuni, dari pengajian Majelis Muslimah Seputih Mataram. Dirinya meminta, agar ada bantuan untuk kelangsungan wisata rohani Wali Songo, karena selama ini kesulitan dalam hal transportasi.

Begitu juga dengan salah satu santri di Pondok Pesantren Darul Hikmah, Amanatul fahriyati Kamilah, yang berharap kepada Ridho Ficardo, agar santri-santri di pondok pesantren juga dapat merasakan wisata rohani ziarah makam Wali Songo. “Kalau bisa, berangkat bareng Pak Ridho juga kami mahu,” selorohnya.

Menanggapi hal itu, Ridho menyatakan, bahwa program wisata rohani selama ini memang sudah ada dan berjalan dengan baik. “Insya Allah, nanti kita tambah kuota agar lebih banyak masyarakat yang diberangkatkan,” ucap Ridho, disambut riuh tepuk tangan para warga.

Untuk diketahui, Pemprov Lampung, telah memberangkatkan Program Wisata Rohani/Tirtayatra ke Bali untuk umat Hindu di Lampung sebanyak 900 orang pada tahun 2017 lalu.

Kemudian pemprov juga telah memberikan umroh dan wisata rohani Wali Songo untuk umat muslim di Lampung hingga sekitar 10.000 orang diakhir tahun 2017.

Dilain hal, Ibu Sri (42), warga Utama Jaya, Seputih Mataram, mengaku, di era kepemimpinan M Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri, banyak jalan yang berhasil diperbaiki.

“Perubahan yang paling terasa selama Pak Ridho menjabat adalah perbaikan jalannya. dulu jalan disini sampai ditanami pohon pisang, karena sangking hancurnya. Tahun lalu sudah berangsur diperbaiki walaupun belum semuanya,” kata Sri.

“Alhamdulillah, tanpa dukungan dari bapak dan ibu semua hal itu tidak akan terjadi. Dan semua ini dilakukan dengan tujuan memperbaiki seluruh sektoral yang ada secara nyata. Dan saya juga meminta, kedepannya kita bersama-sama kembali membangun Lampung untuk Maju dan Sejahtera,” timpal Ridho. (*/Red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar