Lahan Pertanian dan Perkebunan Bakal Banyak Tergusur

Senin, 02 Maret 2015
ilustarsi lahan pertanian. sumber: sindotrijaya.com

Lampung Centre – Lokasi lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan jalan tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar sebagian besar merupakan lahan pertanian dan perkebunan. “Kira-kira 80 persen merupakan lahan pertanian (sawah dan kebun), tetapi memang ada juga terdapat permukiman warga,” jelas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tim II pembebasan lahan Jalan Tol Sumatera Edyson, Senin (2/3/2015).
Saat ini kata Edyson, tim II yang dibentuk gubernur Lampung telah menyelesaikan pemasangan patok dengan jarak 2,5 kilo meter yang telah disosialisasikan mulai 26 Februari lalu di Kabupaten Pesawaran. “Mulai besok (hari ini, red), 3-4 tim sudah beranjak melakukan sosialisasi dan pemasangan patok ke Kabupaten Lampung Tengah. Targetnya selesai 30 Maret mendatang,” ujar Edyson usai rapat di ruang rapat Asisten I Bidang Pemerintahan.
Ia menguraikan, sebetulnya patok pembebasan lahan sudah selesai semua. Hanya saja baru per 2,5 kilo meter. “Nanti kita rapatkan kembali untuk membuat patok jadi per 25 meter. Target penyelesaian sampai Juni, selama empat bulan,” ungkapnya.

Sementara Ketua Tim II, Tauhidi, mengatakan selama melakukan sosialisasi di lapangan tidak ada kendala yang ditemui. Hanya saja memang banyak timbul pertanyaan dari warga mengenai ganti rugi. “Kita sudah sampaikan bahwa, nanti akan ada tim lagi yang mengurusi soal ganti rugi,” ujar Tauhidi. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar