Lampung Kian Terkenal di Dunia Kriminal

Jumat, 23 September 2016
Kepala Badan Narkotika Nasional, Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso menandatangani peresmian Balai Besar Rehabilitasi Narkotika, Kalianda, Lampung Selatan

Lampung Centre – Provinsi Lampung tidak saja terkenal sebagai pelaku kriminal dengan aksi begal. Provinsi yang menjadi gerbang Pulau Sumatera ini ternyata juga  sebagai daerah penyuplai narkoba terbesar kedua di Indonesia setelah Kota  Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Kepala Badan Narkotika Nasional, Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso mengatakan, Lampung menjadi jalur transit pengirimanan narkoba. Faktor yang menjadikan Provinsi Lampung diurutan kedua karena merupakan jalur penghubung antara Jawa dan Sumatera.

Dia mengatakan narkoba masuk melalui Aceh lalu ke Medan, dan dikirim ke Lampung untuk disuplai lagi ke Pulau Jawa dan sekitarnya.”Narkoba yang ada di Pulau Jawa sebagian besar disuplai dari Lampung,” kata Budi Waseso usai memberikan kuliah umum di Kampus Universitas Lampung, di Bandarlampung, Kamis (22/9).

Menurut pria yang akrab disapa Buwas itu, sangat diapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah memberikan hibah tanah dan bangunan eks rumah sakit untuk dibangun rumah Sakit Loka Rehabilitasi. Keberadaan Loka Kalianda tidak hanya diperuntukan untuk para pencandu narkoba di Provinsi Lampung. “Tapi juga para pecandu narkoba di provinsi Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan dan Bangka Belitung bisa direhab di Loka Kalianda Lampung Selatan,” jelasnya.

Menurut Budi, salah satu cara menekan pertambahan jumlah pengguna narkoba adalah dengan menekan suplai peredaran narkoba. “Jika suplai putus dan ada pemusnahan narkoba dalam skala besar maka akan efektif untuk memutus jaringan peredarannya di masyarakat,” katanya. (Dbs)

.

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar