Lanjuti Laporan Aliansi Pers, Polda Lampung Segera Surati Kominfo RI

Senin, 07 Mei 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Polda Lampung terus mengusut laporan Aliansi Pers Peduli Demokrasi Lampung (APPDL) terhadap Direktur Rakata Eko Kuswanto atas dugaan pelecehan media dan wartawan melalui media sosial (facebook).

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP 672/IV/2018/SPKT, Selasa, 24 April 2018, dengan atas nama pelapor Erlan Heryanto, dari media online biinar.com dan ditanda tangani oleh KA Siaga SPKT II Polda Lampung, Kompol Sulpandi.

Kasubit II Dirkrimsus Polda Lampung, Kompol I Ketut Suryana, mengatakan bahwa besok Rabu (9/5) dirinya akan menyurati pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI.

“Jadi kita izin ke mereka (Kominfo). Kapan mereka bisa datang, karena Kominfo ini kan ada dipusat,” terang Ketut, Senin (7/5).

Setelah itu, Polda Lampung juga akan memanggil saksi bahasa.

“Kita panggil saksi ahli dulu seterusnya memeriksa Eko dan pihak lainya. Nah untuk saksi bahasa kita sudah berkordinasi dengan mereka karena memang ada di sini (Lampung),” kata Ketut yang belum bisa membeberkan nama saksi ahli bahasa.

Sebelumnya, Kuasa hukum pelapor yakni Wahrul Fauzi Silalahi mengatakan, bahwa  laporannya, Eko disangkakan dengan Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1 Undang-Undang No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, yakni menyebut melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik, dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun.

Dijelaskan Wahrul, pelaporan ini sebagai bentuk efek jera terhadap Eko Kuswanto, agar tidak menghina media, dan mengkotak-kotakkan. (BO/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar