Lestarikan Budaya, Pemkot Gelar Kontes Gitar Klasik

Minggu, 17 April 2016
Walikota Bandarlampung Herman HN, bersama Kapolda Lampung Ike Edwin. Gambar:Ist

Lampung Centre – Pemkot Bandarlampung bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Lampung menggelar acara minum kopi gratis berikut kontes gitar klasik memperebutkan Piala Kapolda dan Piala Bergilir Wali Kota Bandarlampung yang diselenggarakan di Tugu Adipura.

Sebanyak 140 peserta mengikuti perlombaan kontes gitar klasik Lampung yang berlangsung selama tiga hari sejak Jumat (15/4) hingga Minggu (17/4).

Walikota Bandarlampung Herman HN mengatakan, kontes gitar klasik itu merupakan usulan dari Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin.  “Identitas Lampung sebagai tanah kopi dan lada harus dilestarikan. Selain kegiatan gitar klasik ini, ke depan kami akan buat titik ngopi gratis di Tugu Adipura dan Plaza Pos. Kita seharusnya malu bahwa Lampung penghasil kopi nomor dua nasional, tapi tidak ada warung kopi khasnya,” kata Herman HN.

Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin mengatakan sudah hampir 40 tahun sejak lomba serupa dilaksanakan, baru dapat terlaksana lagi. “Kita harus mengedepankan kearifan lokal, mengingat dari itu semua tercipta sopan satun dengan orang tua yang saat ini sudah mulai memudar, dan bagaimana cara membangkitkannya kita mulai dari mengembangkan budaya lokal yang sudah mulai punah seperti ngopi bersama,” kata dia.

Menurutnya, secara bertahap dirinya bekerjasama dengan forkopimda setempat akan terus menggelar lomba-lomba budaya serupa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Periwisata (Disbudpar) Kota Bandarlampung Yus Amri mengatakan, Pemerintah Kota Bandarlampung menjadikan gitar klasik Lampung sebagai sarana untuk menarik wisatawan berkunjung ke ibu kota Provinsi Lampung ini. “Kami mengharapkan musik klasik Lampung melalui gitar ini bisa menjadi salah satu daya tarik bagi wisaatawan yang berkunjung ke Lampung terutama ke Bandarlampung,” kata Yus Amri.

Menurutnya, untuk mencari bibit baru pemain gitar klasik Lampung, Pemkot Bandarlampung bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Lampung menggelar acara minum kopi gratis berikut kontes gitar klasik memperebutkan Piala Kapolda dan Piala Bergilir Wali Kota Bandarlampung yang diselenggarakan di Tugu Adipura. Saat ini pemain gitar klasik Lampung sudah sangat jarang, bahkan banyak yang telah lanjut usia. Kontes gitar klasik itu diharapkan dapat mendukung kebudayaan Lampung kembali dilestarikan dan dikenal masyarakat. “Karena itu, kami bekerjasama dengan kepolisian menggelar kegiatan ini untuk mencari bibit pemain gitar klasik dan melestarikan gitar klasik di kalangan generasi muda,” pungkasnya. (Ant/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar