LSP SMK BLK Launching Perdana di Lampung

Kamis, 26 April 2018

Bandarlampung (Lampung Centre) – Sekolah Menengah Kejuruan Bina Latih Karya (SMK BLK) Bandar Lampung resmi melaunching Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) SMK BLK Bandar Lampung, Kamis (26/4).

LSP SMK BLK Bandar Lampung diresmikan setelah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dengan nomor BNSP-LSP-844-ID tertanggal 9 Agustus 2017.

Ketua Yayasan SMK BLK Bandar Lampung Ir. Triono Ariffin menjelaskan LSP SMK BLK merupakan satu-satunya lembaga sertifikasi profesi yang dibentuk yayasan pendidikan se-Provinsi Lampung. Saat ini sudah 204 lulusan yang mengikuti dan lulus sertifikasi LSP SMK BLK.

“Dengan adanya LSP SMK BLK diharapkan mampu menciptakan generasi dan sumberdaya manusia terampil dan unggul dalam menyambut masa depan,” kata Triono Ariffin.

Dilain pihak, Ketua Lembaga Penjamin Jasa Konstruksi (LPJK) Lampung Ir. Tubagus Marifat melihat launching LSP SMK BLK merupakan sebuah terobosan besar sektor pendidikan di Provinsi Lampung.

Sertifikasi profesi merupakan sesuatu yang sangat penting dalam menghadapi persaingan di dunia kerja. Apalagi saat ini, tengah gencar dan menjadi isu nasional bila tengah terjadi persaingan antara tenaga kerja lokal dengan asing.

“Sertifikasi profesi merupakan bukti bila tenaga kerja tersebut sudah lulus kompetensi, dengan adanya LSP SMK BLK diharapkan tenaga kerja terutama di Lampung mampu bersaing menghadapi persaingan kerja global,” ungkapnya.

LPJK juga berharap agar kedepannya yayasan tidak hanya melakukan sertifikasi profesi dari lulusan SMK BLK Bandar Lampung saja, melain melainkan semua tenaga kerja.

Turut hadir dalam launching LSP SMK BLK Bandar Lampung perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Provinsi Lampung, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung dan PT Lautan Teduh Interniaga (main dealer Yamaha) Lampung. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar