Mahasiswa Darmajaya Kembali Menangkan PMW

Selasa, 29 Maret 2016
Mahasiswi Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya, Mas Ayu Febriyanti, menunjukan karia kokoru. Foto: Humas Darmajaya

Lampung Centre – Kertas gulung yang biasa disebut kokoru bukan sembarang kertas. Di tangan Mahasiswi Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya, Mas Ayu Febriyanti, kertas gelombang beraneka warna tersebut bisa disulap menjadi berbagai produk unik dan menarik seperti gantungan kunci, hiasan pena, miniatur gedung, boneka menyerupai tokoh kartun, hewan, bunga, serta beberapa benda lain sesuai permintaan yang diinginkan.

Yang lebih membanggakan, kerajinan tersebut berhasil memenangkan hibah Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2015 dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) melalui Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah II Sumatera bagian selatan.

“Alhamdulillah, saya merasa senang dan bangga usaha kerajinan kokoru ini menjadi salah satu pemenang PMW 2015. Saya berterimakasih kepada Kemenristek Dikti, Kopertis wilayah II, dan khususnya IBI Darmajaya yang sangat mendukung para mahasiswa untuk mengembangkan jiwa berwirausaha. Kemenangan ini memotivasi saya untuk lebih semangat mengembangkan bisnis, dan menjadi entrepreneur sukses,” ujarnya, kemarin (28/03).

Mahasiswi semester VIII jurusan Akuntansi ini telah setahun menggeluti kerajinan tangan kokoru dan menjadikannya sebagai bisnis menjanjikan. Ia kerap kali kebanjiran pesanan produk dari customernya untuk hadiah ulang tahun, anniversary, wisuda, souvenir pernikahan, dan lainnya.

“Cara membuat kerajinan kokoru cukup sederhana. Bahan yang perlu disiapkan yakni kertas kokoru, penggaris, pensil, cutter, gunting, dan lem tembak. Berkreasi dengan kokoru dimulai dengan berimajinasi mengenai bentuk yang ingin kita buat. Bisa membayangkan bunga, hewan atau benda lainnya. Kemudian kita hanya perlu menggulung, melipat, dan menempelkannya,” tutur mahasiswi yang juga memenangkan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) dengan judul usaha kripik kreasi ikan lele pedas manis tahun lalu ini.

Diungkapnya, produk kerajinan kokoru ia jual seharga Rp 5 ribu hingga Rp 200 ribu tergantung dengan ukuran, tingkat kesulitan, dan sesuai permintaan customer. Dalam strategi promosi, selain menawarkan secara langsung ke teman kuliah, keluarga, dan rekannya, Mas Ayu juga mengandalkan media sosial, seperti Facebook, Twitter, dan Instagram Kornels_House. Untuk pemesanan dapat menghubungi Bbm 59A92AC1, dan handphone 08992299861.

Sementara itu, Kepala Biro Kemahasiswa dan Pemasaran IBI Darmajaya, Dedi Putra, SE., M.S.Ak mengapresiasi dan mendukung para mahasiswanya untuk berwirausaha. Diungkapnya, salah satu upaya memberdayakan mahasiswa agar mampu bersaing di pasar global, yakni dengan penanaman, dan pengembangan jiwa kewirausahaan (entrepreneur skill ).

“Technopreneurship menjadi konsep yang diusung Darmajaya dalam melahirkan generasi yang berdaya saing. Kami menekankan kepada mahasiswa untuk bisa memanfaatkan teknologi menjadi sebuah bisnis dan melakukan kegiatan wirausaha dengan teknologi. Kedua kompetensi ini harus dimiliki mahasiswa jika ingin bersaing di dunia kerja maupun usaha,” ungkapnya. (rls/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar