Malaysia Bebaskan 19 Nelayan Indonesia

Sabtu, 02 Juli 2016
Nelayan Indonesia. Sumber: Ist

Lampung Centre – Sebanyak 19 nelayan asal Rokan Hilir, Riau, Indonesia telah dilepaskan otoritas Malaysia dan dikawal oleh Jabatan Perikanan Malaysia menuju perbatasan laut Indonesia – Malaysia.

Sebelumnya, mereka ditangkap oleh Polis Marin Pelabuhan Klang pada 22 Juni lalu karena diduga melakukan penangkapan ikan tanpa izin di wilayah perairan Malaysia.

“Kapal TNI AL dari Pangkalan TNI AL Dumai direncanakan akan melakukan penjemputan di perbatasan,” begitu bunyi keterangan tertulis dari KBRI Kuala Lumpur seperti yang dikutip Metrotvnews.com, Sabtu (2/7).

Satgas juga memberikan bantuan pakaian dan logistik  kepada para nelayan sebagai bekal dalam perjalanan ke Tanah Air.

Sebelumnya, Satgas Perlindungan KBRI Kuala Lumpur telah akses kekonsuleran untuk menemui para nelayan yang ditahan di Kantor Polisi Banting, Selangor.

Semua nelayan dinyatakan dalam kondisi sehat dan mendapat perlakuan baik dari otoritas Malaysia. Ketika ditanya, para nelayan mengaku kurang memahami batas laut antara Indonesia dan Malaysia di Selat Malaka.

KBRI Kuala Lumpur mengimbau para nelayan agar mencari infromasi lengkap dari dinas perikanan setempat mengenai batas laut Indonesia-Malaysia agar tak terjadi kejadian serupa di kemudian hari.

Kapal nelayan juga harus memenuhi standar keselamatan serta dilengkapi dengan GPS dan Automatic Identification System (AIS).

KBRI Kuala Lumpur menyampaikan kepada Pemerintah Malaysia yang telah melepaskan 19 nelayan Indonesia sehingga dapat kembali ke keluarga masing-masing menjelang Hari Raya Idul Fitri. (*)

 

Sumber: Metrotvnews

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar