Masyarakat Lampura Hanya Berharap Masalah Pupuk Kepada Ridho – Bachtiar

Minggu, 01 April 2018

Lampung Utara (Lampung Centre) – Warga Desa Mulang Maya, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, menilai kemampuan pasangan Ridho – Bachtiar dalam peningkatan sektor pertanian dalam kurun waktu tiga tahun sudah terbukti dan berjalan dengan baik.

Hal itu diutarakan warga setempat ketika Calon Wakil Gubernur Bachtiar Basri melakukan kunjungan dan berdialog bersama masyarakat seputar ketersediaan pupuk untuk para petani.

Pada kegiatan yang dihadiri sekitar 500 warga itu, Sosok yang kembali mendampingi petahana Muhammad Ridho Ficardo itu berjanji agar sebagian wilayah di Provinsi Lampung yang sudah beberapa kali menerima pasokan pupuk melalui Gapoktan (gabungan kelompok petani) bisa lebih menusuk hingga ke pelosok daerah.

Bachtiar menjelaskan, bila saat ini dirinya tengah memperjuangkan penambahan pupuk petani di Lampung dengan syarat dibekali data rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) yang valid.

Mantan Bupati Tulangbawang Barat ini menjelaskan, hingga kini alokasi pupuk Lampung dari kebutuhan sekitar 900 ribu ton, baru bisa dipenuhi setengahnya. Sehingga wajar jika para petani Lampung minta tambahan alokasi pupuk.

“Kami (Ridho Bachtiar) berjuang untuk masalah pupuk ini, itulah kenapa muncul untuk segera membuat RDKK, jika datanya tidak valid, nanti penyalurannya tak tepat sasaran,” jelas Bachtiar, saat bersilaturahmi dengan keluarga besar Hi. Zainuri AR, Gelar Suttan Rajo Bandar Sai, Lampung Utara, Sabtu (31/3).

Kendati demikian, harapan warga akan pupuk tetap menjadi salah satu pokok perhatian pemerintah provinsi. Karena, sejak 2016 sampai 2017, sudah di launching sistem distribusi pupuk secara online. Mengingat, ketersediaan pupuk yang memadai merupakan sumber dari kesejahteraan petani, dan pupuk adalah darah-nya pertanian.

“Sistem ini pun seyogyanya sudah menyentuh hingga ke desa-desa, termasuk di Lampung Utara, melalui dinas pertanian dan instansi terkait. Nah, ini menjadi bahan evaluasi dimana letak masalahnya sehingga menjadi tidak merata keseluruh desa,” paparnya.

Selain daripada pupuk, warga juga berharap, agar Bachtiar Basri, dapat melakukan percepatan program pemerintah pusat ke daerah dalam bentuk program bedah rumah.

“Jangankan warga, pemerintah provinsi pun sudah mencoba melakukan beberapa alternatif agar program pusat ini bisa lebih merata dan dinikmati secara langsung. Yang pasti, alurnya harus tepat agar program ini berjalan,” canda Bachtiar, disambut gelak tawa warga.

Sementara itu, untuk menunjang kehidupan petani dan masyarakat. Di era kepemimpinan Ridho Bachtiar, warga kiga disandingkan dengan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Sasarannya untuk yang tidak mampu secara ekonomi. Semua ini dilakukan tidak lain dari kami untuk kalian,” kata Bachtiar Basri, disambut riuh tepuk tangan masyarakat yang hadir. (*/Red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar