Matangkan Tol Sumatera, Pemprov Gunakan Dana Talangan???

Senin, 02 Maret 2015
Ilustrasi Peta Tol Sumatera. Sumber: id.wikipedia.org

Lampung Centre – Pemerintah Provinsi Lampung mengaku menggunakan dana talangan dalam segala proses pematangan dan perencanaan pembangunan Tol Sumatera Bakauheni – Terbanggi Besar. Namun sayangnya, pemrov tidak memberikan keterangan secara gamblang dari mana dana talangan itu berasal.

Pengakuan menggunakan dana talangan, dilontarkan Assisten I Bidang Pemerintahan yang juga merupakan Ketua Tim I Pembebasan Pembebasan Lahan Tol Sumatera Bakauheni – Terbanggi Besar, Tauhidi, di ruang kerjanya, Senin (2/3/2015). “Padahal sebenarnya untuk honor tim saja mereka belum terima, tapi saya minta supaya tetap berjalan dengan dana talangan,” kata dia.

Meski demikian pemrov Lampung terus melakukan pematangan. Hal itu dilakukan untuk menjaga pandangan buruk yang beredar di masyarakat bahwa seolah-oleh pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol menggunakan anggaran yang besar. Tauhidi menjelaskan, khusus untuk tim I pihaknya sudah berjalan di Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran dan kemudian akan dilanjutkan ke Lampung Tengah.

“Besok (hari ini, red) ada dua kecamatan, terakhir di Gunung Sugih. Kita harus yakinkan masyarakat dulu apabila ada yang tanahnya terkenan pembebasan lahan, jangan sampai ada keberatan-keberatan. Karena dampaknya terhadap pembangunan, itu tugas kita sekarang. Alhamdulillah sejauh ini, respon masyarakat baik,” pungkasnya. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar