Mei 2016 Ekspor Kopi Lampung Turun

Minggu, 05 Juni 2016
Ilustrasi Kopi Rubusta. Foto:Istimewa

Lampung Centre – Realisasi ekspor bija kopi robusta Lampung Mei 2016 mengalami menurunan dibanding bulan sebelumnya. Bulan Mei lalu ekspor hanya  .637,2 ton senilai 7,6 juta dolar Amerika Serikat.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Lampung Ferynia menyatakan, pada April ekspor 4.786,2 ton senilai 7,7 juta dolar Amerika Serikat. Namun, ekspor biji kopi robusta Lampung masih terus berlangsung meski belum memasuki panen raya.”Panen raya kopi di Lampung, berdasarkan informasi petani kopi diperkirakan pada pertengahan tahun, yakni sekitar bulan Juli, Agustus, dan September. Kendati panen raya belum berlangsung, namun petani maupun pengekspor masih memiliki stok,” ujar Ferynia di Bandarlampung, Sabtu (4/6).

Menurutnya, ekspor biji kopi robsuta Lampung, meliputi ke sejumlah negara di Eropa, Asia, kawasan Afrika dan Timur Tengah.

Ketua Renlitbang Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Seluruh Indonesia (AEKI) Lampung Muchtar Lutfie menyatakan bahwa pengusaha kopi asal Portugal sudah terpikat dengan kopi robusta asal Provinsi Lampung yang memiliki cita rasa khas. “Saat bertandang ke kantor AEKI Lampung pada akhir pekan lalu, pengusaha kopi asal Portugal mencicipi kopi robusta dari berbagai sentra perkebunan kopi di Lampung,” kata Muchtar Lutfie.

Ia menyebutkan bahwa pengusaha kopi asal Portugal yang dipimpin oleh Helena Pira itu menyatakan kopi robusta Lampung memiliki cita rasa yang lezat, khas dan unik. “Mereka juga terkesan dengan cita rasa kopi luwak robusta asal Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus yang tidak dimiliki oleh kopi sejenis dari beberapa daerah di Tanah Air,” ujar Muchtar.

Menurut mereka, lanjut Muchtar, cita rasa kopi robusta asal Lampung berbeda dengan daerah lain seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah. (*)

 

Sumber:otonominews.com

 

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar