Mengenal Rita Purnamawati, Sosok Wanita Hebat Di Pileg 2019

Kamis, 16 Agustus 2018
Calon Anggota DPRD Lampung, Dapil Kota Bandar Lampung, Ir. Rita Purnamawati.

Bandarlampung (Lampung Centre) – Figur wanita kembali ramai mewarnai panggung demokrasi Tanah Air. Demikian juga dalam dimensi politik di Provinsi Lampung.

Dari sekian banyak nama-nama besar ‘Srikandi’ yang turut meramaikan pesta demokrasi di Tanah Sai Bumi Ruwa Jurai, terselip satu sosok wanita yang memiliki segudang kemampuan maju di Pemilihan legislatif (Pileg) 2019 dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Bandar Lampung. Sosok wanita itu ialah, Ir. Rita Purnamawati.

Salah satu lulusan terbaik Universitas Gajah Mada (UGM) itu, memilih untuk memeriahkan kontestasi Pileg 2019 melalui partai Nasdem. Salah satu parpol yang sukses menghantarkan Presiden Joko Widodo menduduki singgasana RI-1.

Di Kota Tapis Berseri, nama Rita Purnamawati bukanlah sosok yang baru, terlebih dikalangan wanita dan dunia pendidikan. Nama dan popularitasnya meroket ketika aktif dalam berbagai organisasi, terlebih ketika terjun ke dunia politik dan sempat dipercaya menduduki jabatan strategis disalah satu kepengurusan parpol tingkat provinsi beberapa waktu silam.

Rita Purnamawati mengaku hatinya tergerak untuk meraih kursi di lembaga legislatif agar dapat meningkatkan dan memajukan sektor pendidikan. Dirinya menilai, pendidikan di Provinsi Lampung saat ini sudah On The Track, alias cukup baik. Namun tetap perlu ada peningkatan, terutama dalam masalah kesejahteraan tenaga pengajar.

“Persoalan yang perlu diperhatikan tidak hanya fasilitas pendidikan, tetapi juga pengajar atau guru honorer penting mendapatkan dukungan maksimal,” kata wanita yang akrab disapa Ita, Kamis (16/8).

 

Jika nanti dirinya dipercaya mengemban amanah sebagai salah satu wakil rakyat di Provinsi Lampung, Kepala Yayasan Pendidikan (YP) Bhakti Utama ini berjanji akan konsen memperhatikan pembangunan pendidikan.

Menurut pandangannya, dasar utama untuk meningkatkan kemajuan pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat, ialah dengan memberikan perhatian khusus pada sektor pendidikan.

“Bila pendidikan daerah tersebut baik, maka akan melahirkan SDM yang unggul dan terampil. Jika sudah demikian, semua pelaksanaan program pemerintah juga akan terlaksana sesuai harapan,” ujar Rita.

Selain dalam sektor pendidikan, permasalahan lain yang tidak kalah penting menurut pandangan Rita Purnamawati ialah perhatian terhadap generasi milenial. Dirinya menilai, di era teknologi yang sangat akrab dengan generasi muda juga perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

Untuk itu, lanjut Rita, jika nanti terpilih dirinya akan mendorong pemerintah dan legislatif agar melahirkan regulasi yang mengarah pada peningkatan sarana dan prasarana serta pengawasan teknologi informasi.

“Generasi muda yang lebih mengenal teknologi wajib mendapatkan perhatian serius dari pemerintah agar tidak bertindak di luar kendali sehingga merusak masa depan mereka. Apalagi saat ini media sosial begitu banyak bermunculan. Jika kita tidak perhatikan maka kaum muda ini akan salah dalam hal penggunaan,” terangnya.

 

Saat ini, melalui Rumah Peduli yang berlokasi di Jalan Gele Harun, Rawa Laut, Enggal, Rita memberikan ruang dan waktu bagi mereka untuk berkreasi dan menyalurkan aspirasi sesuai dengan bidang masing-masing. Mulai dari musik, seni rupa, sampai dengan wadah-wadah sosial lainya.

Selain meningkatkan pendidikan dan perhatian terhadap generasi muda, Rita juga berniat ingin meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan daerah. Diantaranya dengan mendorong serta meningkatkan perhatian agar kaum wanita memiliki kreatifitas dan keterampilan.

Perempuan yang aktif dalam berbagai organisasi itu menilai, saat ini program serta regulasi yang tersedia untuk kaum wanita sudah banyak tersedia. Namun, dalam penerapannya perhatian terhadap kaum perempuan masih kurang maksimal.

“Sosok perempuan tidak hanya harus menjadi ibu rumah tangga, kami selaku perempuan juga bisa memberikan hal positif bagi keluarga juga masyarakat, lewat hal-hal pembinaan maupun terkait persoalan-persoalan lain terkait perempuan. Hal ini yang harus kita bangun dan diperhatikan,” ujarnya. (Dbs/Septa Herian Palga).

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar