Menteri BPN Kliem Pembebasan Lahan Tol Sumatera Telah Selesai

Rabu, 27 April 2016
Ilustrasi Pembebasan Lahan. Sumber: Ist

Lampung Centre – Gejolak pembebasan lahan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (TJJS) terus menuai sorotan. Terakhir, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pusat, Ferry Mursidan Baldan mengklaim, pembebasan lahan jalan tol Lampung sudah selesai dan pemerintah hanya tinggal menyelesaikan pembayaran ganti rugi.

“Untuk pembebasan lahan sudah lebih cepat dibandingkan pekerjaan proyeknya. Pembebasan lahan sudah selesai, yang belum hanya pembayarannya,” kata Ferry, Selasa (26/4).

Dirinya mengatakan, proses pembebasan sudah selesai dan tidak ada masalah. Untuk proses pembayaran, kata dia, itu merupakan wewenang pemerintah provinsi.

Pembayaran kan bukan di kami. Jadi kalau dibilang pembebasan lahan belum selesai, sebenarnya ya sudah selesai. Saya kira kalau dari target, ya sudah selesai,” kata Ferry, Selasa (26/4).

Sementara itu, pernyataan berbeda justru keluar dari Kepala BPN Lampung Iing Sarkim. Menurut Iing, pembebasan lahan baru bisa rampung 100 persen pada Juli mendatang. Terlambatnya proses pembebasan lahan tersebut, kata Iing, karena masih ada tanah warga yang belum dilakukan pengukuran.

“Semula, kami menargetkan Mei selesai ganti rugi semuanya. Ternyata, ada faktor-faktor yang membuat menghambat. Misal, pemilik tidak ada di tempat. Kami tidak berani mengukur tanah kalau tidak ada pemiliknya. Nanti dikomplain. Kalau sampai Mei itu bisa selesai 40 persenanlah,” kata Iing.

Iing menambahkan, saat ini di Lampung Selatan, penyelesaian pembebasan lahan sudah memasuki tahap inventarisasi satuan tugas (satgas) B. “Jadi, satgas B itu, petugas yang menginventarisasi, berkaitan data yuridis maupun apa yang ada di atas tanah itu. Tanamannya, rumah, atau apa saja,” papar Iing. (Septa Herian Palga)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar