Meski Tanpa Perhatian Kontengan Pomnas Tetap Semangat

Kamis, 12 Oktober 2017
dua mahasiswa IIB Darmajaya mewakili Lampung dalam kontingen Pomnas 2017 foto bersama Rektor IIB Darmajaya Lampung Ir. Firmansyah Y Alfian, MBA . (Foto: Humas Darmajaya)

Lampung Centre – Semangat para atlit yang tergabung dalam Kontingen Pekan Olahraga Mahasiswa (Pomnas) Lampung 2017 patut dijadikan contoh. Pasalnya demi mengharumkan nama daerah mereka tetap akan terbang menuju Makasar, Sulawesi Selatan meski sampai saat ini belum mendapatkan perhatian dari pemerintah setempat.

Ketua Kontingen Pomnas Lampung Muprihan Thalib, S.Sos, M.M., mengaku sangat kecewa dengan sikap dan perhatian pemerintah setempat yang seakan tidak peduli dengan para altit Pomnas yang membawa nama daerah dalam kompetisi olahraga antar mahasiswa se-Indonesia. Meski demikian, hal tersebut tidak menyulutkan semangat dan para atlit tetap akan memberikan yang terbaik untuk Provinsi Lampung.

“Kami sudah mengajukan bantuan ke Pemprov, ke Dinas Pemuda dan Olahraga, tapi tidak mendapatkan respon. Akan tetapi kami tetap berangkat dan kami memiliki target besar,” kata Muprihan, Selasa (10/10).

Muprihan yang juga Wakil Rektor III Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya juga mengatakan, mahasiswa yang dikirim ke Pomnas 2017, di Makassar, Sulawesi Selatan, akan mengikuti 24 cabang olahraga. Dan mereka merupakan gabungan mahasiswa di Lampung. “Kami berangkat membawa nama Lampung, nama daerah, bukan nama Darmajaya, Unila, UBL, atau Universitas Teknokrat. Total kontingen 60 orang. Sebenarnya, kami ingin suport dari Pemerintah Provinsi maupun Gubernur Lampung,” kata dia.

Muprihan juga mengatakan Kontingen Pomnas 2017 Lampung akan berangkat Jumat (13/10) dan akan mulai bertanding, Sabtu (14/10). Sebelumnya, dua mahasiswa IIB Darmajaya mewakili Lampung dalam kontingen Pomnas 2017 yang akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu mendatang (14/10). Keduanya adalah Aji Saka Putra yang akan bertanding di cabang olahraga (cabor) pencak silat seni dan Hendy Frizkiandie pada cabor kempo.

Aji Saka Putra, yang juga mahasiswa Jurusan Ekonomi Bisnis semester 3 ini mengatakan, di Pomnas 2017, dia akan turun di kelas Silat Seni Tunggal Putra. Pada kejurda lalu, ia mendapatkan medali perak. Ia berhasil mewakili Lampung karena peraih medali emas mengalami cidera, dan ia berhak mewakili Lampung di kelas tersebut. Saya optimis bisa meraih medali di Pomnas mendatang, kata Aji, Selasa (10/10).

Peraih medali perak pada Festival Pencak Silat International di Padang, Sumatera Barat itu, mengaku lawan terberat di kelas yang dia ikuti adalah Provinsi DKI Jakarta, Bali, dan Jawa Barat. Hal itu berdasarkan hasil seleksi di Padang beberapa waktu lalu, walau saat itu ia turun pada kelas ganda putra.

Sementara itu, Hendy mengatakan, pada cabor kempo dia akan turun di nomor Randori Dewasa Putra 60 kg dan nomor Embu Beregu Campuran. Mahasiswa Jurusan Manajemen semester 5 ini pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kempo di Tangerang Juli 2017 kemarin, meraih medali perak dan perunggu. “Kalau lawan terberat berdasarkan hasil kejurnas kemarin ada Bali dan NTB. saya menargetkan bisa meraih medali emas di Pomnas 2017,” kata Hendy.

Sementara, Rektor IIB Darmajaya Lampung Ir. Firmansyah Y Alfian, MBA mengaku bangga adanya dua mahasiswa Darmajaya ikut andil dalam kontingen. “Dari kampus, kami selalu mendukung jika ada mahasiswa yang berprestasi. Kami minta doanya saja agar kedua atlet mahasiswa Darmajaya bisa menghasilkan prestasi terbaik,” kata Firmansyah. (rls/red)

Bagikan...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest


Komentar